Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Meski Kerap Dihujat, Sejumlah Pemuda di Ponorogo Gabung Ansor

Meski Kerap Dihujat, Sejumlah Pemuda di Ponorogo Gabung Ansor
Sejumlah pemuda desa di Ponorogo mantap untuk bergabung dengan Ansor dan Banser. (Foto: NOJ/Yoga)
Sejumlah pemuda desa di Ponorogo mantap untuk bergabung dengan Ansor dan Banser. (Foto: NOJ/Yoga)

Ponorogo, NU Online Jatim

Hingga kini baik Ansor maupun Barisan Ansor Serbaguna atau Banser kerap dihujat. Namun hal tersebut tidak menyurutkan minat sejumlah anak muda Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo untuk bergabung.

 

Puluhan pemuda di kawasan setempat bersatu dan membentuk struktural Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Jumat (11/9/2020). Pembentukan berdasarkan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dengan tujuan menjaga amaliah Ahlussunah wal Jama'ah dari rongrongan paham radikal.

 

Eko Triyono selaku Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Jenangan mengatakan apa yang dilakukan NU di Singosaren merupakan gebrakan untuk menepis gerakan intoleran. Dan kawasan ini merupakan wilayah paling barat dan selatan.

 

"Ini diharapkan jadi jangkar GP Ansor," katanya usai menghadiri pembukaan Pimpinan Ranting GP Ansor Singosaren.

 

Hal senada diungkapkan Nur Kholisani selaku Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) PAC Banser yang turut hadir dalam acara pembentukan PR GP Ansor Singosaren tersebut.

 

"Lebih mempererat tali silaturahim, persaudaraan dan tentu berjuang bersama menjaga amaliah dan kiai di sini," tuturnya.

 

Sementara itu, Kiai Ahmad Mihrodji selaku Ketua Pengurus Ranting nahdlatul Ulama (PRNU) Singosaren menambahkan terbentuknya Ansor diharapkan membuat NU semakin solid.

 

“Juga kian valid untuk bisa menghadapi ancaman dari segala arah yakni penggerusan amaliah Ahlussunah agar ke depannya pemuda juga bisa bertahan menjaga NU, NKRI, Pancasila dan budaya,” harapnya.

 

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim