Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Meski Pandemi, Suksesi Ansor Kota Kediri Tetap Jalan

Meski Pandemi, Suksesi Ansor Kota Kediri Tetap Jalan
Meski pandemi, akhirnya Ansor di Kota Kediri sukses menggelar konferensi. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)
Meski pandemi, akhirnya Ansor di Kota Kediri sukses menggelar konferensi. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)

Kediri, NU Online Jatim

Saat pandemi Corona masih melanda, banyak kegiatan jamiyah yang gagal digelar. Hal tersebut tentu saja sangat berpengaruh kepada regenerasi dan konsolidasi organisasi.

 

Kondisi pandemi tidak menyurutkan tekad Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Kediri dalam menggelar konferensi.

 

Seperti yang dilakukan Ahad (16/8) telah diselenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) GP Ansor Kota dan PAC Kecamatan Mojoroto. Kegiatan dilangsungkan di Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah III Ngampel Mojoroto.

 

Kegiatan tersebut dihadiri sesepuh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Mojoroto, Kiai Fatoni dan Ketua MWCNU Kota Tengah, Kiai Ali Ismani.

 

Konferensi yang mengusung tema ‘Memperkuat Kaderisasi, Meneguhkan Konsolidasi’ tersebut diadakan guna memilih Ketua PAC dan menyiapkan program kerja masa khidmat 2020 hingga 2022.

 

Hadir dalam konferensi seluruh Ketua Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor dari Kecamatan Mojoroto yang berjumlah 14 ranting dan dari Kecamatan Kota sebanyak 14 ranting.

 

Konferensi yang sebelumnya dijadwalkan akan digelar 5 April terpaksa ditunda menjadi 16 Agustus, mengingat ada pandemi yang melanda negeri, termasuk Kota Kediri.

 

Muhammad Hanifudin selaku Ketua Panitia Pelaksana Konferancab berpesan agar para kader bangga dengan identitas organisasi, karena aura semangat itu menular.

“Sehingga dalam mengemban tugas sebagai pengurus, baik tingkat ranting maupun anak cabang, bisa dilaksanakan dengan baik dan amanah,” katanya.

 

Pada proses Konferancab ini seluruh ketua ranting sepakat memilih secara aklamasi Gus Izzul Maula Diyaulloh sebagai Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Mojoroto. Sedangkan Muhammad Alfanuddin didaulat sebagai Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kota.

 

Gus Izzul berjanji akan meningkatkan kaderisasi dan mengoptimalkan kegiatan keagamaan yang telah berjalan sehingga bisa terbentuk Rijalul Ansor di setiap ranting.

 

"Kami bertekat mendirikan Rijalul Ansor hingga tingkat desa" katanya.

 

Sementara Alfanuddin akan mengupayakan penambahan kegiatan olahraga secara rutin agar para kader senantiasa sehat. Hal itu terutama untuk menjaga imun tubuh, dan meningkatkan kekompakan.

 

Gus Mohammad Wazid Khusni selaku Ketua PC GP Ansor Kota Kediri mengapresiasi berpesan agar pengurus yang telah terbentuk bisa aktif dan bersinergi dengan pengurus anak cabang dan pengurus cabang. Karena kejahatan yang terorganisir bisa mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir.

 

"Tingkatkan kebaikan yang termanajeman," pesannya.

 

Sedangkan KH Melvin Zainul Asyiqin menyampaikan bahwa sebaik-baik pemuda adalah yang berperilaku seperti orang tuanya. Dan hal tersebut hendaknya dicamkan oleh generasi muda.

 

“Karena orang tua kita NU, sudah sepantasnya anaknya ikut memperjuangkan NU dengan berkhidmah di Ansor,” ungkapnya.

 

Pada kesempatan tersebut berkenan hadir dan memberikan motivasi yakni KH Reza Ahmad Zahid.

 

Dijelaskannya bahwa masalah perbedaan pendapat adalah hal yang biasa di kalangan salafus shalih. Bahkan hal tersebut menjadi warna baru yang positif bagi para ulama terdahulu.

 

“Mari kita meneladaninya,” pegas Gus Reza, sapaan akrabnya yang dilanjutkan doa.

Iklan promosi NU Online Jatim