Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

MWCNU di Sidoarjo Luncurkan Posko NU Peduli Bencana di Depan Pasar

MWCNU di Sidoarjo Luncurkan Posko NU Peduli Bencana di Depan Pasar
Posko NU Peduli Bencana yang didirikan MWCNU Krembungan Kabupaten Sidoarjo, Ahad (07/02/2021). (Foto: NOJ/ Sutrisno Akbar).
Posko NU Peduli Bencana yang didirikan MWCNU Krembungan Kabupaten Sidoarjo, Ahad (07/02/2021). (Foto: NOJ/ Sutrisno Akbar).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Manusia terbaik itu adalah orang yang bermanfaat bagi sesama, ramah, dan suka menolong. Hal inilah yang menjadi dasar pengurus Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Krembung untuk melaksanakan aksi penggalangan dana peduli bencana. Langkah ini juga sesuai instruksi Pengurus Cabang LAZISNU Sidoarjo.

 

Dengan melibatkan seluruh Badan Otonom (Banom) NU, LAZISNU MWCNU Krembung melaksanakan launching Posko NU Peduli Bencana di depan pasar Krembung, Ahad (07/02/2021).

 

Hadir dalam acara tersebut Ketua MWC NU Krembung HM Suyanto dan dua orang masing-masing dari perwakilan lembaga dan Banom. Dalam sambutan pembukaan, HM Suyanto berharap agar semua Banom dan lembaga saling bersinergi dalam mendukung setiap program ke-NU-an. Terutama bidang kemanusiaan seperti yang diinisiasi LAZISNU saat ini.

 

"Mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk menjadi penggerak dan pelopor dalam kepedulian terhadap sesame. Termasuk aksi penggalangan untuk kebencanaa yang akan kita laksanakan ini," jelas Yanto sapaan akrabnya.

 

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Ketua LAZISNU Krembung Achmad Wahyudi mengatakan kegiatan ini adalah aksi kolaborasi antar seluruh Banom dan lembaga NU yang ada di Krembung.

 

"Momentum sinergi  ini juga untuk membesarkan  serta mengenalkan lebih jauh tentang LAZISNU kepada masyarakat terkait program yang dimiliki dari 4 pilar tersebut yakni pendidikan, kesehatan, perekonomian dan kebencanaan," ungkap Wahyudi.

 

Adapun pelaksanaan dari aksi  NU Kembung Peduli Bencana ini adalah selama 21 hari sejak tanggal 04 hingga 28 Februari 2021. "Setiap lembaga dan Banom mengirimkan 2 personil setiap hari dan ada 4 orang yang piket di posko ini," sambung Cak Yudi sapaan akrabnya.

 

Selain posko dan pasar sebagai tempat dan sasaran utama ada juga penggalangan dana di Masjid saat sholat Jum'at dan juga Madrasah Diniyah - TPQ serta yang lainnya.

 

"Untuk teknisnya diserahkan kepada Ranting masing-masing. Karena setiap Banom dan lembaga tingkat MWC juga punya peran menggalang dana secara mandiri. Baik bersumber dari kepengurusan anggota maupun dari masyarakat umum. Nanti mereka tinggal melaporkan hasilnya kepada LAZISNU," pungkas mantan Ketua PAC Ansor Krembung tersebut.

 

Dari penggalan perdana hari ini sudah terkumpul dana Rp 4.900.000 yang nantinya akan di-update setiap hari di Posko oleh petugas piket.

 

 

"Alhamdulillah One Day One Word, setiap hari akan ada perubahan perolehan nantinya. Termasuk dari Banom dan lembaga tadi sudah ada lelang yang masing-masing Rp 1juta. Jika ini sudah terkumpul insyallah akan dapat membantu meringankan saudara kita yang tertimpa bencana alam dan mudah-mudahan membawa barokah bagi yang beramal maupun yang diberikan bantuan," pungkasnya.

 

Editor: Romza

PWNU Jatim