Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Nahdliyin Gresik Berkirim Doa di Hari Ketujuh Wafatnya Kiai Robbach

Nahdliyin Gresik Berkirim Doa di Hari Ketujuh Wafatnya Kiai Robbach
Denwatser turut memberikan penghormatan terakhir kepada KH Robbach Ma'shum. (Foto: NOJ/Tul)
Denwatser turut memberikan penghormatan terakhir kepada KH Robbach Ma'shum. (Foto: NOJ/Tul)

Gresik, NU Online Jatim

Tidak terasa, Senin (28/9/2020) adalah hari ketujuh kepergian KH Robbach Ma’shum. Kepergian kiai dengan segudang pengabdian terbaik tersebut benar-benar membuat Nahdliyin kehilangan. Karenanya, pada tahlilan hari terakhir, tidak disia-siakan.

 

Warga di kawasan Dukun, Gresik larut dalam pembacaan kalimat thayyibah di Ndalem Kasepuhan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum.

 

“Kami atas nama dzurriyah mengucapan terima kasih yang mulai awal sampai akhir 7 hari wafatnya KH Robbach Ma'shum untuk hadir pada kegiatan tahlil dan doa bersama,” kata KH Mahfud Ma'shum saat sambutan.

 

Ditambahkan Kiai Mahfud, dirinya meminta maaf kepada para bapak saudara atas nama dzuriyyah tidak bisa memberikan apa-apa. “Semoga doa-doa kita semua dikabulkan oleh Allah SWT dan segala amal dan kebaikan almarhum diterima Allah sekaligus segala khilaf  maupun kesalahan diampuni,” harapnya.

 

Dirinya mengemukakan bahwa keluarga sengaja tidak mengedarkan undangan. Namun keluarga sangat bangga karena antusias masyarakat tetap hadir.

 

“Malam ketiga dihadiri Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar dari Malang, KH Muawafiq dari Yogjakarta dan insyallah peringatan 40 hari wafatnya KH Robbach Ma'shum akan hadir Gus Baha dari Rembang Jawa tengah,” ungkap kiai yang juga Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik tersebut.

 

Abd Rohim selaku Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor terpilih mengatakan bahwa almarhum adalah kader terbaik yang patut diteladani dalam berkhidmah di NU.

 

“Kiai Robbach adalah Bupati Gresik dua periode dan Musytasar PCNU Gresik. Oleh karena itu kita berharap bisa meneruskan perjuangan semangat dan berkhidmah di NU,” pungkas Kasdol, sapaan akrabnya.

 

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim