Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

NU Jatim Bakal Dirikan 100 Studio Dakwah Digital

NU Jatim Bakal Dirikan 100 Studio Dakwah Digital
KH Abdussalam Shohib, Wakil Ketua PWNU Jatim.
KH Abdussalam Shohib, Wakil Ketua PWNU Jatim.

Malang, NU Online Jatim

Melalui momentum Hari Lahir (Harlah) ke-98 Nahdlatul Ulama (NU) tidak sedikit yang menjadi target untuk dicapai. Seperti Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur yang ingin mendirikan 100 media dakwah digital.

 

Ihwal tersebut disampaikan Wakil Ketua Pengurus PWNU Jawa Timur, KH Abdussalam Shohib. Menurutnya, program tersebut akan direalisasikan untuk masing-masing Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan pondok pesantren yang tersebar di Jawa Timur yang akan segera difasilitasi.

 

"Kita mendirikan 100 studio dakwah digital, kondisi saat ini menuntut kita cepat berakselerasi untuk juga pelayanan masyarakat," kata KH Abdussalam Shohib saat ditemui dalam rangkaian Harlah NU di Malang, Sabtu, (27/02/2021).

 

Kiai muda alumnus Pesantren Ploso Kediri tersebut menekankan bahwa memontum menjelang satu abad tentu harus ada hal yang prinsip untuk melayani umat.

 

Gus Salam juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan vaksinasi tokoh dan kiai NU yang diikuti oleh 98 masyayikh. Tujuannya tentu untuk menjaga masyayikh yang menjadi ujung tombak dalam melayani umat. Selain itu, untuk memberikan teladan kepada masyarakat bahwa vaksin ini maslahat, aman, halal.

 

"Banyak rangkaian terkait dengan kesehatan, dan aksi kemanusiaan. Disitu kita menjaga dan memberikan spirit kepada umat untuk segera mengikuti agenda (vaksinasi) untuk keluar dari situasi pandemi ini," ungkapnya.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang ini juga menjelaskan, potensi-potensi yang dimiliki NU tidak hanya sekedar di tingkat regional dan nasional. Namun potensi tersebut juga hingga internasional harus dibangun bersama. Pondasinya adalah soliditas kekompakan dan jam'iyah atau organisasi.

 

Narasi yang harus dibangun, di dunia internasional bahwa Islam Indonesia dibawah Nahdlatul Ulama merupakan solusi berbagai kekacauan di dunia Internasional. "Itu kita tawarkan Islam Nusantara, beragama tanpa harus mencederai sisi kemanusiaan maupun mencederai rasa keadilan," jelasnya.

 

Gus Salam mengejawantahkan Harlah NU untuk terus berjuang dan berkhidmah di Nahdlatul Ulama dengan cara-cara yang dapat diteladani dari muassis dan pendahulu-pendahulu bangsa.

 

 

"Kita jadikan kebijakan menyongsong satu abad untuk NU yang penuh dengan agenda-agenda cemerlang untuk umat," pungkasnya.

 

Penulis: Madchan Jazuli

Editor: Romza

PWNU Jatim