Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

NU Ponorogo Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya KH Syukri Zarkasyi

NU Ponorogo Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya KH Syukri Zarkasyi
Wafatnya KH Abdullah Syukri Zarkasyi juga duka mendalam bagi PCNU Ponorogo. (Foto: NOJ/Yoga)
Wafatnya KH Abdullah Syukri Zarkasyi juga duka mendalam bagi PCNU Ponorogo. (Foto: NOJ/Yoga)

Ponorogo, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo menyampaikan duka mendalam atas wafatnya KH Abdullah Syukri Zarkasyi.

 

Almarhum yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo wafat pada Rabu (21/10/2020) petang. Dan banyak kesan mendalam dari PCNU Ponorogo kepada KH Abdullah Syukri Zarkasyi.

 

Kiai Fatchul Azis selaku Ketua PCNU Ponorogo mengatakan bahwa almarhum merupakan kiai yang sangat lemah lembut, serta serius dalam memperjuangkan pendidikan pesantren.

 

"Selain itu, hubungan kami sangatlah baik dan dekat. Kami sama-sama berjuang untuk Islam dan Indonesia," katanya kepada NU Online Jatim.

 

Kiai Azis mengungkapkan bahwa tidak hanya dirinya yang merasa kehilangan, warga Nahdlatul Ulama di Ponorogo pun turut berduka.

 

"Mari sama-sama kita berdoa untuk almarhum, KH Abdullah Syukri Zarkasyi semoga husnul khatimah," ajaknya.

 

Hal senada disampaikan KH Mohammad Sholihan. Rais PCNU Ponorogo tersebut menjelaskan bahwa NU merasakan duka mendalam atas kepergian almarhum.

 

“Semoga KH Abdullah Syukri Zarkasyi diterima segala amal baiknya dan mendapat tempat sebaik-baiknya di sisi Allah SWT dan mari bersama khidmat sejenak untuk mendoakan beliau," pungkasnya.

 

Almarhum lahir di Gontor pada 19 September 1942. Menamatkan sekolah dasar di Desa Gontor pada 1954. Setelah merampungkan studi di Kulliyatu-l-Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor pada 1960 melanjutkan studi di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta hingga mendapatkan gelar sarjana muda pada 1965.

 

Gelar Lc. didapat dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir pada tahun 1976. Kemudian melanjutkan studi di lembaga yang sama hingga meraih gelar MA. pada tahun 1978. Berikutnya mendapatkan gelar doktor honoris kausa pada 2005 dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

 

Editor: Syaifullah

F1 Promosi Iklan