Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Nuzulul Qur’an di Malang, Bentuk Silaturahim Ulama dan Umara

Nuzulul Qur’an di Malang, Bentuk Silaturahim Ulama dan Umara
Nuzulul Qur’an di Ponpes I’anatut Tholibin Jl Simpang Panji Suroso Kecamatan Blimbing Kota Malang pada Rabu (28/04/2021). (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)
Nuzulul Qur’an di Ponpes I’anatut Tholibin Jl Simpang Panji Suroso Kecamatan Blimbing Kota Malang pada Rabu (28/04/2021). (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim

Pondok Pesantren I’anatut Tholibin Malang adakan peringatan Nuzulul Qur’an 1442 H. Kegiatan ini bertemakan ‘Dengan Nuzulul Qur’an, Kita Gapai Al-Qur’an Sebagai Garis-Garis Besar Haluan Manusia Hidup Secara Universal.’ Dimulai sejak pagi dengan sema’an Al-Qur’an bil Ghoib oleh beberapa hafidz Jantiko Mantab. Acara ini ditutup oleh pengajian dan buka bersama pada Rabu (28/04/2021).

 

Turut hadir pada kegiatan ini Pengasuh Pondok Pesantren I’anatut Tholibin KH Saifuddin Zuhri, Wali Kota Malang H Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang H Sofyan Edi Jarwoko, dan tokoh – tokoh lainnya.

 

“Alhamdulillah hari kita bisa melakukan peringatan Nuzulul Qur’an secara berjama’ah yang dihadiri oleh ulama dan umara Malang. Tahun lalu sempat gagal lantaran masih tegang urusan pandemi. Target kita yang penting bagaimana pertemuan yang saling memberikan kemanfaatan silaturahim antara ulama dengan umara,” kata KH Saifuddin Zuhri.

 

KH Saifuddin sapaan akrabnya berpesan agar Ramadlan yang kurang beberapa saat ini dimanfaatkan dengan baik. “Menjelang akhir Ramadlan ini mari kita manfaatkan dengan baik untuk mendapatkan Lailatul Qadar. Insyaallah dengan puasa ini bisa menjadi proses pendidikan bagi orang yang beriman, bagaimana meningkatkan kualitas kerohanian dengan puasa, bagaimana meningkatkan kualitas hubungan ke masyarakat, dan tentunya bisa mengajari pola hidup sehat,” pesannya.

 

Dirinya berharap, segala ibadah yang dilakukan bisa istikamah sebagai wujud syukur kepada Allah.

 

"Semoga ibadah yang kita lakukan saat ini bisa terus berjalan secara profesional sebagai bentuk syukur kita kepada Sang Khaliq," pungkasnya.

 

Editor: Risma Savhira


Editor:
F1 PWNU Jatim