Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

OPOP Jatim Dukung Pemberdayaan Ekonomi Umat

OPOP Jatim Dukung Pemberdayaan Ekonomi Umat
Pertemuan OPOP Jatim dan Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Jatim. (Foto: NOJ/istimewa)
Pertemuan OPOP Jatim dan Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Jatim. (Foto: NOJ/istimewa)

Situbondo, NU Online Jatim

Pemerintah Provinsi Jawa Timur serius dalam mengawal kemandirian pesantren. Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur turut serta mengawal pemberdayaan ekonomi umat. “Pesantren tidak lepas dari pemberdayaan ekonomi umat,” kata Muhammad Ghofirin, Sekretaris Jenderal OPOP Jatim ini, saat dikonfirmasi (26/05/2021).

 

Hal itu diungkapkan Ghofirin di saat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur turut menggerakkan roda perekonomian umat di Jawa Timur. “Kita akan terus kolaborasi dalam menggerakkan ekonomi umat tentu untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” imbuh Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) ini. 


 
Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim bertemu dengan para pengurus MUI di empat kabupaten di pulau Madura, pertemuan itu bagian dari konsolidasi yang dilaksanakan di Bakorwil Pamekasan, pada Jumat sore dan malam kemarin (21/05/2021), lalu. 

 

Rombongan KPEU MUI Jatim dipimpin oleh KH Abdul Hamid Wahid (Gus Hamid) selaku wakil ketua didampingi Ning Fathin Fadhilah Hasib selaku sekretaris. Di Bakorwil, rombongan disambut oleh Kabid Kemasyarakatan Firmansyah. Selain bertemu dengan para pengurus MUI Korwil Madura, juga turut hadir para pegiat Industri Kecil Menengah (IKM) di Pamekasan.

 

Dalam kesempatan tersebut, MUI Jatim mengajak kepada jajaran MUI daerah untuk menyeriusi persoalan ekonomi umat. Persoalan-pesoalan ekonomi di tengah masyarakat yang biasanya berkisar pada kemasan, standar kesehatan dan kehalalan, serta penjualan produk olahan, harus segera dicarikan solusinya. “Kita sambut arus ekonomi baru dengan semangat dan penuh harapan,” ungkap Gus Hamid.

 

Di akhir penyampaian, Gus Hamid mengajak MUI daerah untuk membentuk komisi pemberdayaan ekonomi umat dan menduplikasi serta bersinergi dengan program KPEU MUI Jatim.

 

Gus Hamid juga meminta agar MUI daerah segera membentuk badan usaha secara legal. Paling mudah adalah koperasi. Nanti bila diperlukan penanganan lebih besar, koperasi tersebut dapat mendirikan unit usaha berupa PT atau yang lainnya.

 

Tak hanya mengajak berwacana, KPEU MUI Jatim juga memberikan panduan teknis secara langsung. Tanya jawab dengan MUI daerah dapat dijawab langsung oleh para ahlinya, sebab dalam rombongan MUI Jatim tersebut turut serta Koordinator Bidang Pengembangan Pondok Pesantren OPOP (One Pesantren One Product) yang menjadi program gubernur, Ketua Forum IKM (Industri Kecil Menengah) Jawa Timur, Manajer Divisi Syariah Bank Jatim, dan Ketua Puskopssim Jawa Timur, dan lainnya. Usai pertemuan, para pengurus MUI daerah dan IKM daerah yang turut hadir tampak bersemangat menyambut ajakan KPEU MUI Jawa Timur.

Bank Jatim (31/7)