Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pagar Nusa, Garda Terdepan Mengawal Kiai dan NKRI

Pagar Nusa, Garda Terdepan Mengawal Kiai dan NKRI
Pelantikan Pagar Nusa. (Foto: NOJ/Syaifullah)
Pelantikan Pagar Nusa. (Foto: NOJ/Syaifullah)

Bangkalan, NU Online Jatim

Pada Sabtu (31/10/2020) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Rayon Pondok Pesantren Darur Rahman Morombuh, Kwanyar dikukuhkan oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) PN Kabupaten Bangkalan, KH Agus Hafas Asmuni.

 

KH Agus Hafas Asmuni memaparkan bahwa ada 29 titik tempat kaderisasi Pagar Nusa se-Kabupaten Bangkalan. Dan menurutnya, inisiator Pagar Nusa adalah KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, sedang deklaratornya yakni KH Maksum Jauhari Lirboyo.

 

“Lahirnya Pagar Nusa ini adalah atas inisiatif Gus Dur, dan yang merealisasikan adalah KH Maksum Jauhari Lirboyo,” ujarnya.

 

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kwanyar, KH Ahmad Hannan Nawawi berharap, bahwa kaderisasi Pagar Nusa bisa dilakukan di semua ranting dan rayon. Karena dalam pandangannya, keberadaan para pendekar tersebut sebagai penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ulama maupun kiai.

 

“Gerakan Pagar Nusa dari akar rumput ini merupakan kemajuan yang luar biasa. Semoga ke depan di semua ranting, madrasah, dan pondok pesantren se-Kwanyar untuk diadakan kederisasi Pagar Nusa untuk menjaga kiai dan NKRI,” terangnya.

 

Menurut Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan, KH Abd Jalil AZ, bahwa Pagar Nusa adalah organisasi yang dapat mengimplementasikan Islam rahmatan lil alamin.

 

“Pagar Nusa di dalam Nahdlatul Ulama bukan berarti ketika melihat kemungkaran langsung dipukul dan dibinasakan, tapi keberadaannya punya tugas mulia untuk menerjemahkan Islam rahmatan lil alamin ke dalam konteks Indonesia,” jelasnya.

 

Selain itu, dirinya juga memberi apresiasi yang setinggi-tinnginya kepada Pondok Pesantren Darur Rahman.

 

“Dengan adanya Pagar Nusa semoga kita semua selalu istikamah di jalur NU yang cikal bakalnya tidak lepas dari sentuhan seorang waliyullah Syaichona Cholil Bangkalan,” ucapnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Fauzi mengatakan bahwa adanya Pagar Nusa adalah bagian yang tidak terpisahkan dari khazanah Ahlussunnah wal Jama'ah yang perlu dilestarikan.

 

“Ahlussunnah wal Jama'ah cakupannya sangat luas, termasuk dengan adanya pencak silat yg kalau kita usut asal muasalnya ada sejak keberadaan dakwah yang diusung oleh Nabi Muhammad," ungkapnya.

 

Dalam pandangan tim narasumber Aswaja NU Center Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur tersebut, semangat Pagar Nusa adalah spirit nilai-nilai Islam itu sendiri.

 

"Dengan demikian insyaallah keberadaannya akan menjadi garda terdepan untuk mengawal kiai dan menjaga NKRI,” tegasnya.

 

 

Editor : Risma Savhira

Iklan promosi NU Online Jatim