Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Pagar Nusa di Gresik Dikukuhkan, Anggota Diajak Lanjutkan Warisan Muassis NU

Pagar Nusa di Gresik Dikukuhkan, Anggota Diajak Lanjutkan Warisan Muassis NU
Anggota Pencak Silat Pagar Nusa Dukun, Kabupaten Gresik saat acara pengukuhan, Ahad (29/11/2020). (Foto: NOJ/ Syafik Hoo).
Anggota Pencak Silat Pagar Nusa Dukun, Kabupaten Gresik saat acara pengukuhan, Ahad (29/11/2020). (Foto: NOJ/ Syafik Hoo).

Gresik, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pencak Silat Pagar Nusa Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik resmi dikukuhkan di Mushala Annahdlah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dukun, Ahad (29/11/2020).

 

Dalam kegiatan ini Nur Hasan terpilih menjadi Ketua PAC Pagar Nusa Kecamatan Dukun. Ia pun berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan anggotanya. "Kalau sahabat mempercayakan saya sebagai Ketua PN, makasaya  minta tidak hanya semangat di bibir saja melalui ucapan, tetapi dengan tindakan dan aksi," kata Nur Hasan saat sambutan.

 

Ia menambahkan, semangat Pagar Nusa di tingkat ranting menjadi modal untuk membesarkan organisasi di Kecmatan Dukun. "Saya akan selalu kordinasi dengan Pengurus Cabang dan wilayah terkait peraturan organisasi (PO) Pagar Nusa serta teknis di lapangan," pungkasnya.

 

Ketua II Pimpinan Wilayah (PW) Pagar Nusa Pantura Jawa Timur, Makmun usai pemilihan pengurus baru dalam kesempatan tersebut mengatakan,tahap pertama adalah  penguatan dan penataan  organisasi dulu untuk mensolidkan dan sinergis. "Karena ini bagian dari Banom NU tentu ada PO-nya," katanya.

 

“Tahap berikutnya yakni doktrin NU harus dimasifkan kepada anggota Pagar Nusa untuk kekuatan akidah ala Ahlussunnah wal Jama’ah Annahdliyah," jelas Makmum.

 

 

Sedangkan Ketua TanfidIiyah MWCNU Dukun, KH Moh Sholeh memberikan apresiasi atas pengukuhan dan launching Pagar Nusa di wilayahnya. "Mari kita teruskan dan kita jaga yang diberikan atau diwariskan para muassis NU kepada kita, untuk kita urip uripi dan diperjuangkan," ungkap Kiai Sholeh.

 

Editor: Romza

PWNU Jatim Harlah