Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pandemi, Jamaah Tarawih Masjid Al Akbar Surabaya Dibatasi

Pandemi, Jamaah Tarawih Masjid Al Akbar Surabaya Dibatasi
Pengecekan suhu tubuh jamaah salat Idul Adha di Masjid Al Akbar Surabaya pada Juli 2020. (Foto: NOJ/NF)
Pengecekan suhu tubuh jamaah salat Idul Adha di Masjid Al Akbar Surabaya pada Juli 2020. (Foto: NOJ/NF)

Surabaya, NU Online Jatim

Masjid Al Akbar Surabaya (MAS) menyiapkan sejumlah langkah mengatur pelaksanaan ibadah selama Ramadlan agar penerapan protokol kesehatan Covid-19 tetap berjalan. Langkah itu dibuat untuk meminimalisasi potensi penularan Covid-19 dan jamaah tetap bisa melaksanakan ibadah dengan tenang, aman, dan khusyuk kendati di tengah suasana pandemi.

 

Juru bicara MAS Helmy M Noor mengatakan, hal yang pertama dilakukan pengelola MAS ialah memastikan bahwa para imam, ustaz dan marbot sudah divaksinasi Covid-19. Ia menegaskan, hingga H-5 Ramadlan, mereka semua yang bertugas di MAS sudah disuntik vaksin.

 

MAS juga akan mengatur jumlah jamaah yang dibolehkan melaksanakan shalat Tarawih. Helmy menjelaskan, kuota jamaah tidak lebih dari 25 persen dari kapasitas masjid. Kuota itu sama dengan pembatasan jamaah salat Jumat selama pandemi.

 

Pintu masuk MAS yang dibuka untuk jamaah hanya tiga, yakni Pintu 3 di sisi utara, Pintu 23 di sisi timur, dan Pintu 43 di sisi selatan. Di masing-masing pintu dijaga oleh petugas untuk mengecek suhu tubuh jamaah, memastikan jamaah memakai masker, mencuci tangan, dan menyemprot tangan dengan cairan sanitizer.

 

"Untuk menghindari kerumunan usai shalat, alas kaki jamaah wajib dimasukkan kantong dan dibawa masuk ke dalam masjid. Bisa ditaruh di samping shaff salat. Jamaah dimohon membawa kantong sendiri," ujar Helmy dalam keterangan tertulis diterima wartawan, Rabu (07/04/2021).

 

Di dalam masjid, jamaah Shaff jamaah salat Tarawih disesuaikan tanda yang sudah ada di MAS. Untuk mempersingkat waktu, para imam Tarawih nantinya akan membacakan surat-surat pendek. Jamaah juga diminta tidak bersalaman usai shalat. MAS diharapkan sudah steril pada pukul 21.00 WIB.

 

"Demikian ketentuan umum pelaksanaan Shalat Tarawih di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Tahun 1442 H. Semoga Allah senantiasa menganugerahkan nikmat sehat dan bahagia lahir batin kepada kita semua," kata Helmy.

 

Editor: Nur Faishal

F1 Promosi Iklan