Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jatim Bertambah, Warga Harus Tetap Patuhi Prokes

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jatim Bertambah, Warga Harus Tetap Patuhi Prokes
Istimewa
Istimewa

Surabaya, NU Online Jatim

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Rabu (19/05/2021) ada penambahan sebanyak 196 pasien sembuh dari Covid-19 di Jawa Timur. Kini jumlah kasus sembuh di Jatim mencapai 139.398 kasus.

 

Adapun penambahan kasus baru sebanyak 254 kasus baru. Dengan penambahan ini jumlah total kasus positif di Jatim saat ini adalah 151.931.

 

Untuk angka kematian 32 kasus. Penambahan ini membuat jumlah total kematian akibat Covid-19 di Jatim menjadi 11.096 kasus.

 

Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember Jawa Timur, H Pujiono Abd. Hamid mengimbau masyarakat agar tetap waspada menjalani kehidupan di tengah badai Covid-19. Wujud kewaspadaan terhadap Covid-19 adalah menerapkan protokol kesehatan (prokes).

 

Sebab, ketidakpatuhan masyarakat terhadap prokes bisa menyebabkan terbukanya katup penyebaran Covid-19. “Maka memperketat penerapan prokes adalah satu keharusan agar Covid-19 bisa dicegah,” ujarnya di Jember, Senin (17/05/2021) sebagaimana dilansir NU Online.

 

Menurut Ustadz Pujiono, sapaan akrabnya, pemerintah perlu terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menerapkan prokes dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selama ini, katanya, masyarakat terkesan sudah melupakan Covid-19 sehingga kesadaran untuk menerapkan prokes sangat rendah.

 

“Bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi juga para tokoh masyarakat untuk mengingatkan tentang pentingnya melindungi diri dengan prokes,” urainya.

 

Dosen IAIN Jember itu menambahkan, saat ini pemerintah tengah berusaha sekuat tenaga untuk menghambat transmisi penyebaran Covid-19, namun kenyataannya tidak mudah. Bahkan belakangan muncul virus Corona varian baru. Karena itu, untuk mengakhiri Covid-19 ini memang butuh kesadaran dan dan kerja sama segenap lapisan masyarakat.

 

 

“Semua butuh partisipasi masyarakat. Kalau partisipasi masyarakat umum hanya cukup mematuhi prokes saja,” ungkapnya.


Editor:
F1 Bank Jatim