Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

PCNU Sumenep Sosialisasikan Kartanu

PCNU Sumenep Sosialisasikan Kartanu
Irwan Sujatmiko saat sosialisasikan Kartanu, Ahad (14/02/2021). (Foto: NOJ/ Firdausi).
Irwan Sujatmiko saat sosialisasikan Kartanu, Ahad (14/02/2021). (Foto: NOJ/ Firdausi).

Sumenep, NU Online Jatim

Setelah sempat tertunda satu bulan, akhirnya Bahtsul  Masail dan Konsolidasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep dapat terlaksana kembali di masjid Al-Aziz, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Ahad (14/2/2021).

 

Sebelum dimulai, KH Hafidhi Sarbini melantik pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kota Sumenep masa khidmat 2021-2026. Rais PCNU Sumenep tersebut mengingatkan pada pengurus bahwa baiat pengurus itu hakikatnya diucapkan kepada Allah SWT, bukan kepada pengurus cabang.

 

"Sejatinya baiat ini bukanlah baiat pada manusia, tapi pada Allah SWT," terangnya sebelum memandu baiat.

 

Di kesempatan yang berbeda, KH Yusuf Efendi juga menyampaikan amanah Konferensi Cabang (Konferecab), pemberdayaan ranting akan dikedepankan. Wakil Ketua PCNU Sumenep tersebut menenegaskan bahwa pengurus harian cabang, baik dari unsur Syuriyah dan Tanfidziyah akan Turun ke Bawah (Turba).

 

"Kami akan sambangi seluruh MWCNU dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kabupaten Sumenep. Di sana kami akan mendata dan menangani ranting yang belum kuat," ungkapnya.

 

Tujuan dari gerakan ini adalah agar semangat jamiyah dan jamaah tetap ada di pelosok pedesaan. Jika ranting NU berdaya, maka kehadiran NU akan terlihat dan memberikan manfaat.

 

Dirinya juga mensosialisasikan bahwa Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) saat ini hadir secara online. Seluruh nahdliyin bisa mengaksesnya.

 

"Kami sosialisasikan berdasarkan nomor surat 080/PC/A.II/L-37/II/2021. Lebih jelasnya kita bahas di komisi tanfidziyah," ujarnya.

 

Di tempat terpisah, komisi tanfidziyah mensosialisasikan KartaNU. Irwan Sujatmiko selaku admin Kartanu PCNU Sumenep mengutarakan bahwa Kartanu sudah bisa diakses secara online dengan mengunduh dan mendaftar diri di play store atau app store.

 

Wakil Sekretaris PCNU Sumenep tersebut menjelaskan tutorial pendaftaran E-Kartanu. Pertama, mengisi data pribadi dengan benar sesuai KTP. Kedua, mengunggah foto KTP dan terbaca jelas. Ketiga, mengunggah foto diri (3x4) untuk dicetak.

 

"Ingat, berpakaian sopan. Untuk pria pakai kopiah nasional, sedangkan wanita memakai kerudung. Jangan pakai masker," pintanya.

 

Jika selesai, maka data akan diverifikasi oleh admin. Dirinya menegaskan bahwa, Kartanu akan dicetak oleh PCNU sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh PBNU. "Nahdliyin tidak diperkenankan mencetak sendiri. Jika demikian, akan dinyatakan tidak sah," sergahnya.

 

 

Ia menegaskan, dengan dimulainya E-Kartanu, warga NU wajib menyampaikan informasi ini kepada seluruh warga lainnya. "Selain menjadi identitas bagi warga NU, PBNU akan mengetahui jumlah, potensi dan kekuatan warga NU di tingkat nasional maupun daerah. Ayo sosialisasikan, agar program ini terlaksana," pungkasnya.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim