Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pelajar NU Blitar Adakan 'Ngaos Pasan' untuk Isi Kegiatan Ramadlan

Pelajar NU Blitar Adakan 'Ngaos Pasan' untuk Isi Kegiatan Ramadlan
E-pamflet ngaos pasan yang diadakan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani).
E-pamflet ngaos pasan yang diadakan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani).

Blitar, NU Online Jatim

Tradisi mengaji kitab di bulan Ramadlan memang sudah mendarah daging di Nusantara, terutama di kalangan pelajar Nahdlatul Ulama (NU). Hal tersebut membuat Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Blitar berinisiatif untuk menggelar 'Ngaos Pasan'.

 

Namun 'Ngaos Pasan' kali ini dilaksanakan secara online, sebab masih Pandemi Covid-19. "Ngaos Pasan sebenarnya sudah bertahun-tahun kami laksanakan, namun ngaos pasan kali ini kami maksimalkan secara online karena masih Pandemi Covid-19," kata Syariful Anwar, Ketua PC IPNU Kabupaten Blitar.

 

Syariful menjelaskan bahwasannya PC IPNU-IPPNU berkoordinasi dengan kiai di Pengurus Cabang NU Kabupaten Blitar untuk menggelar ‘Ngaos Pasan’ ini secara Online. Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai awal Ramadlan sampai tanggal 20 Ramadlan.

 

Selain itu ‘Ngaos Pasan’ ini merupakan sarana untuk melatih dan mengembangkan potensi pelajar yang ahli di bidang teknologi dan media digital. Kegiatan ini juga untuk menyambut dunia percepatan digital agar yang belum bisa hadir tetap mengikuti secara online. Terutama pelajar yang  biasa menggunakan gawai bisa dimanfaatkan untuk ‘Ngaos Pasan’. 

 

Sementara itu, PC IPNU IPPNU Kabupaten Blitar menginstruksikan kepada pelajar yang ada di Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Blitar untuk menggelar ‘Ngaos Pasan’ secara online terutama di tempat kiai yang mengadakan pengaosan.

 

Dengan instruksi tersebut ada tiga titik yang menggelar ‘Ngaos Pasan’ secara online. Yaitu PAC Ponggok, PAC Wonodadi, dan PAC Nglegok. "Di bulan Ramadlan banyak kiai yang melakukan pengaosan, kami harapkan pelajar bisa ikut serta tidak hanya mengikuti secara offline tetapi juga mampu meng-online kan pengaosan tersebut," ungkap Syariful kepada NU Online Jatim, Kamis (15/04/2021).

 

 

Harapannya, pelajar di Kabupaten Blitar mampu istiqamah, meskipun dilakukan secara online dan yang belum menggelar secara online tetap mengikuti ‘Ngaos Pasan’ secara offline untuk beribadah dan menambah ilmu di bulan Ramadlan.

 

Editor: Romza

PWNU Jatim