Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pengajian Jumat Pagi, Ketua ISNU Bojonegoro Semangati Tenaga Kesehatan

Pengajian Jumat Pagi, Ketua ISNU Bojonegoro Semangati Tenaga Kesehatan
Ketua PC ISNU Bojonegoro (kiri) memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan. (Foto: NOJ/M Yazid)
Ketua PC ISNU Bojonegoro (kiri) memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan. (Foto: NOJ/M Yazid)

Bojonegoro, NU Online Jatim

Keberadaan tenaga kesehatan sangat penting untuk penanganan maupun menangani kesehatan di Kabupaten Bojonegoro. Namun para pejabat dan karyawan harus menata niat dan hati sebagai ibadah agar pekerjaan yang dilaksanakan bernilai ibadah.

Hal itu ditunjukkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro yang mengadakan pengajian Jumat pagi. Kegiatan yang diikuti pejabat struktural dan karyawan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) kesehatan sebelum memulai bekerja itu, menghadirkan Yoggi Prana Izza, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Bojonegoro.

Penceramah dan juga dosen yang baru meraih gelar doktor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo
Semarang itu menyampaikan banyak hal seputar kinerja tenaga kesehatan. Termasuk bagaimana kegigihan, kesabaran, ketekunan maupun lainnya yang dilakukan para tenaga medis.

"Saat libur pun terkadang masih bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Ustadz Yoggi, Jumat (19/02/2021).

Apalagi pandemi Covid-19, selain takut terkena Covid-19 tenaga medis juga harus dituntut profesional dalam bertugas. Sehingga niatan bekerja dan melayani masyarakat juga harus ditata sebaik mungkin.

''Karyawan-karyawati Dinkes untuk memperbaharui niat, bekerja diniatkan untuk ibadah biar tidakk terasa capek. Selalu bersyukur apalagi dalam situasi pandemi saat ini, dan selalu membiasakan untuk membaca
Al-Quran," pesan Ketua PC ISNU Bojonegoro dua periode itu.

Acara yang berlangsung khitmad dipastikan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Selain memakai masker dan menjaga jarak, seluruh peserta yang mengikuti ceramah Jumat juga mencuci tangan, sekaligus rutin rapid tes.

Sementara itu Sekretaris Dinkes, Suharto menuturkan, kegiatan sudah sering dilakukan utamanya setiap Jumat pagi.

 

"Dengan kegiatan siraman rohani ini dapat mengingatkan semuanya untuk lebih semangat dalam beribadah dan memberikan motivasi kerja bagi seluruh karyawan-karyawati Dinkes untuk lebih semangat lagi dalam bekerja," pungkasnya.

Usai pengajian, seluruh pegawai memulai pekerjaan masing-masing. 

 

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim