Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pergunu Gresik Gelar Rakor, Salah Satu Hasilnya Tolak Perundungan

Pergunu Gresik Gelar Rakor, Salah Satu Hasilnya Tolak Perundungan
Kegiatan Rapat Koordinasi PC Pergunu Gresik. (Foto: NOJ/Syafik Hoo)
Kegiatan Rapat Koordinasi PC Pergunu Gresik. (Foto: NOJ/Syafik Hoo)

Gresik, NU Online Jatim

Sejumlah hal menjadi perhatian Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama atau Pergunu Gresik. Karena itu pada kegiatan rapat koordinasi atau Rakor dihasilkan sejumlah keputusan.

 

Pada kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Mojopurogede, Bungah, Gresik tersebut, Syamsul Anam menjelaskan bahwa rakor merupakan amanah.

 

“Ini merupakan amanah dan program dari Pergunu Gresik dalam rangka khidmah di Banom NU, yakni Pergunu,” kata Ketua PC pergunu Gresik tersebut, Ahad (10/01/2021).

 

Dalam pandangannya, rakor sangat penting untuk koordinasi antar Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan PC Pergunu dalam mensinergikan program ke depan.

 

 

"Alhamdulillah di masa periode akan habis kepengurusan Pergunu masih eksis dan melaksanakan program yang akan datang,” katanya.

 

Ditambahkan Anam bahwa mayoritas kepengurusan PAC Pergunu masa bakti akan habis. Hal tersebut akan dilaksanakan dan disosialisasikan melalui turba ke sejumlah kepengurusan yang ada.

“Bahwa yang akan disampaikan adalah berkaitan dengan pergantian pengurus atau reformasi PAC Pergunu." jelasnya.

 

Terkait hasil dari rakor, dirinya menjelaskan ada sejumlah keputusan yang diambil.

 

“Pertama, apabila pandemi berakhir maka peringatan hari lahir Pergunu akan dilangsungkan akhir Maret akan diadakan secara meriah,” katanya.

 

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut akan mengundang seluruh guru NU Gresik dan direncanakan dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Pergunu, Menteri Agama RI atau menteri pendidikan.

 

 

Yang juga menjadi pembahasan adalah telah berakhirnya masa kepengurusan di sejumlah pengurus anak cabang atau kecamatan.

 

“Karena masa khidmat PAC Pergunu 90 persen habis, maka akan diadakan konferensi PAC se-Gresik secara serempak yang dibarengi turba pengurus cabang,” jelasnya.

 

Rakor juga menyepakati seminar pendidikan dengan tema Guru antara Komitmen pada Profesi dan Loyalitas pada Organisasi yang diikuti lebih kurang 150 guru NU.

 

Yang juga tidak dilupakan yakni sosialisasi aplikasi Simas Pergunu untuk pendataan anggota agar mendapat Kartu Tanda Anggota (KTA) Pergunu.

 

“Itu adalah identitas dan kebanggaan sebagai guru NU dan sebagai syarat untuk mendapat rekomendasi beasiswa dari Pergunu baik jenjang S1, S2, maupun S3,” terangnya.

 

Kelima adalah berkomitmen menolak keras adanya perundungan dan pembuliyan yang dilakukan berbagai pihak sehingga mengakibatkan kerugian dan trauma di pihak lain.

 

“PC Pergunu Gresik meminta pihak terkait untuk mengambil tindakan tegas tapi terukur agar Gresik aman dan nyaman untuk belajar,” harapnya.

 

Terakhir, Pergunu Gresik terus mengawal dan memberi masukan kepada pemerintah tentang pengelolaan pendidikan di Gresik.

 

“Terutama tentang kualitas pendidikan dan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan serta perbaikan sarana pendidikan secara umum,” pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim