Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Peringati Harlah ke-60 Tahun, PMII Pragaan Sumenep Santuni Duafa

Peringati Harlah ke-60 Tahun, PMII Pragaan Sumenep Santuni Duafa
Aktivis PMII Pragaan menyerahkan bantuan kepada duafa. (Foto: NOJ/Firdausi)
Aktivis PMII Pragaan menyerahkan bantuan kepada duafa. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Walaupun Pandemi Covid-19 belum berakhir, aktivis muda tidak memadamkan semangat untuk memeriahkan hari lahir (Harlah) ke-60 tahun Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

 

Wabah ini dijadikan momen terbaik untuk menolong sesama dengan beragam cara. Mulai dari sosialisasi dan edukasi, penyemprotan disinfektan, pembagian masker secara cuma-cuma, dan pengadaan tempat cuci tangan di tempat keramaian.

 

Dalam rangka merayakan Harlah, Pengurus Komisariat (PK) PMII Pragaan Sumenep menyelengarakan amal bakti untuk membantu kaum duafa, Kamis (23/4).

 

"Gerakan ketahanan lumbung pangan sengaja kami lakukan karena anjuran pemerintah yakni berdiam diri di rumah mampu menghantam kehidupan warga pada tingkat ekonominya yang lemah. Sebagian besar kelompok ini mengandalkan penghasilan harian untuk memenuhi kehidupannya," kata Mukhsin AW.

 

Ketua PK PMII Pragaan ini menegaskan bahwa kegiatan terinspirasi dari para pendiri organisasi, yang mana menegaskan bahwa tujuan berdirinya PMII mewujudkan kedinamisan sebagai organisasi mahasiswa dan menunjukkan serta mengamalkan identitas keislaman sekaligus sebagai konsepsi lanjutan dari NU yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah. Juga berdasarkan perjuangan para wali di pulau Jawa yang dakwahnya diterima oleh masyarakat.

 

"Karena mereka sangat toleran atas tradisi dan budaya setempat dengan ajaran yang bersifat akomodatif dan memanifestasikan nasionalisme sebagai semangat kebangsaan," terangnya.

 

Pembagian sembilan bahan pokok atau Sembako sengaja dipilih untuk diberikan kepada kaum duafa yang mayoritas dari kalangan janda tua yang tidak terdata. 

 

“Ada tiga titik yang kami datangi yakni Desa Jaddung, Pekamban Daya, dan Karduluk," ujar Wildan.

 

Koordinator kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan terselenggara berkat dana sumbangan para anggota, baik dari jajarangan pengurus hingga alumi.

 

Dengan demikian, PMII Pragaan telah menunjukkan bahwa gerakan kader berupaya mengubah kondisi masyarakat yang saat ini aktivitasnya tersendat akibat pandemi Covid-19.

 

"Secara ekonomi, Covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat melainkan berimplikasi kondisi ekonomi masyarakat akan melemah, lebih-lebih warga yang tidak mampu," pungkas Wildan.

 

Kontributor: Firdausi
Editor: Syaifullah
 

Bank Jatim (31/7)