Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Perjalanan Klody Bebas Skripsi: Barokah Ngurusi NU

Perjalanan Klody Bebas Skripsi: Barokah Ngurusi NU
Yoga Cloudy mahasiswa Unisma pencipta Qurmatica. (Foto: NOJ/Bellgiz)
Yoga Cloudy mahasiswa Unisma pencipta Qurmatica. (Foto: NOJ/Bellgiz)

Malang, NU Online Jatim
Yogi Klody adalah salah satu mahasiswa jurusan Matematika di Universitas Islam Malang (Unisma). Selain itu, ia juga menjabat sebagai ketua baru di Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Unisma periode 2020-2021. Namun siapa sangka, ia memiliki prestasi yang tidak banyak orang bisa melakukannya.


Qurmatica, adalah salah satu karyanya yang mendapat respons positif. Ia dipercaya untuk membuat sebuah alat berbasis matematika yang diciptakan untuk menghilangkan keresahan santri-santri salaf terhadap fobia matematika. Alat ini diciptakan menyerupai permainan monopoli. Alat ini juga telah lulus oleh pendanaan Direktoral Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI). Sebelumnya, ia juga pernah menjadi salah satu orang yang karyanya lolos dalam pendanaan dengan nama program Digimonica. 


Klody, sapaan akrabnya, adalah seorang anak dari dua orang tua yang sederhana. Ia bertempat tinggal di Tunjungsekar, Sumberingin, Malang. Ia mengaku bahwa sebelumnya tak pernah sekalipun mengikuti lomba atau kejuaraan apapun. Hingga suatu saat ia mendapat sebuah kesempatan untuk menggarap project yang di beri nama Qurmatica.

 

"Sebelumnya saya tidak pernah mengikuti kejuaraan atau lomba apapun. Hingga kemudian saya mendapat kesempatan untuk membuat Qurmatica ini," ujarnya pada Selasa (10/11/2020).


Awalnya, Klody merasa resah karena banyak dari teman-temannya sangat menghindari pelajaran matematika, apalagi notabene berasal dari pondok pesantren salaf. Padahal ia berpikir bahwa matematika juga ditemukan oleh ilmuan Islam dan dapat di buktikan dalam al-Quran. Akhirnya, ia bersama dengan dosen dan kawan-kawannya membuat media belajar yang dapat digunakan di Personal Computer (PC) dengan  sistem seperti memainkan monopoli.

 

"Padahal matematika juga ditemukan oleh ilmuan Islam dan dapat di buktikan dalam al-Quran, tapi banyak sekali yang tidak suka," terangnya.


Setelah beberapa waktu menggarap Qurmatica bersama dosen dan kawan-kawannya, ia diajukan untuk mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan ternyata hasilnya memuaskan.

 

“Saya sangat bersyukur. Setidaknya dengan ini teman-teman di pondok bisa dengan mudah mempelajari matematika dari al-Qur’an. Tidak perlu khawatir lagi bahwa matematika itu tidak ada manfaatnya,” jelasnya.


Selain itu, Qurmatica juga membuat Klody bebas dari mata kuliah proposal dan bebas skripsi. Hal tersebut juga disetujui oleh rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M. Si. 

 

“Ya, berkat mengurus NU juga saya bisa seperti sekarang ini. Senang, alhamdulillah,” pungkasnya.

 


Editor: Risma Savhira

Iklan promosi NU Online Jatim