Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Perkuat Gerakan, PC PMII Bojonegoro Latih Kader Inti Ideologis

Perkuat Gerakan, PC PMII Bojonegoro Latih Kader Inti Ideologis
Pelatihan Basis Kader Inti Indeologis yang diadakan PC PMII Bojonegoro, Senin (22/12/2020). (Foto: NOJ/ M Yazid).
Pelatihan Basis Kader Inti Indeologis yang diadakan PC PMII Bojonegoro, Senin (22/12/2020). (Foto: NOJ/ M Yazid).

Bojonegoro, NU Online Jatim

Penguatan ideologi dilakukan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya dengan kegiatan Pelatihan Basis Kader Inti Indeologis (PBKII) yang bertajuk 'Ijtihad Kaderisasi dalam memperkuat basis Ideologis'.

 

Kegiatan ini akan dilangsungkan selama seminggu sejak hari ini, Senin (21/12/2020) di Rumah Joglo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Panitia mendatangkan nara sumber Nur Sayyid Santoso Kristeva, dari Cilacap Jawa Tengah.



Ketua Panitia, Arif Dwi Setiawan mengucapkan terimakasih kepada seluruh panita dan peserta yang menyempatkan hadir dalam pelatihan ini. Pasalnya, selain tempatnya jauh dari Kota Bojonegoro, juga perlu upaya serius untuk menyempatkan hadir mengikuti pelatihan.



"Pelatihan basis kader inti ideologis merupakan pertama kali. Semoga sahabat-sahabati peserta bisa memaksimalkan dengan baik dan menambah wawasan keilmuan," terangnya.



Arif menambahkan, peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 35 orang. Selain dari Bojonegoro juga ada delegasi dari PMII Cabang Tuban, PMII Cabang Kediri dan PMII Cabang Blora. Dalam proses seleksi, Panitia mengikuti prosedural standar hasil kesepakatan, dengan menentukan kewajiban peserta.



"Mulai membawa 3 buah buku bacaan, dan menulis terkait perkembangan kaderisasi. Jadi, jika diantara peserta sampai lokasi tidak membawa 3 buah buku dan hasil tulisannya, maka kami nyatakan diskualisifikasi," paparnya.



Sementara itu, Ketua PMII Cabang Bojonegoro, M Nur Hayan menyampaikan, pelatihan ini sebagai upaya konkret untuk memperkuat basis kader ideologis. Sebab, dirasa perlu merefleksi dan berijtihad kembali terkait dengan perjalanan kaderisasi PMII selama ini.



"Melalui upaya pelatihan PBKII akan menjadi ekspektasi kita bersama untuk mendesain dan merumuskan kembali kaderisasi yang ideal dari berbagai sumber keilmuan selama diskursus berlangsung," ungkap Hayan.

 

Sedangkan Ifa Khoiria Ningrum salah satu pemateri memaparkan, budaya literasi akan menjadi akses transformasi keilmuan dan gerakan PMII. Menurut Ifa yang juga Ketua PC Fatayat NU Bojonegoro itu, sejak berproses pada tahun 1997 dirinya selalu berupaya menggali keilmuan dari beberapa literature. Sehingga mampu menganalisis problem sosial yang ada.

 



"Semoga sahabat-sahabati selalu berkhidmah dan bermanfaat dimanapun berada, dengan khazanah intelektual yang luas, pandangan terhadap dinamika sosial akan lebih jeli untuk menetukan arah gerakan sebagai kader PMII," pungkas dosen IAI Sunan Giri Bojonegoro tersebut.

 

Editor: Romza

F1 Promosi Iklan