Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Perkuat Kemadirian Nahdliyin, LAZISNU Mojokerto Salurkan Program Bina Desa Nusantara

Perkuat Kemadirian Nahdliyin, LAZISNU Mojokerto Salurkan Program Bina Desa Nusantara
Penyaluran program bina desa nusantara di Kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, Kamis (11/02/2021). (Foto: NOJ/ Indra Nurdien Hakim).
Penyaluran program bina desa nusantara di Kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, Kamis (11/02/2021). (Foto: NOJ/ Indra Nurdien Hakim).

Mojokerto, NU Online Jatim

Program bina desa adalah program yang bertujuan untuk membangun desa-desa tertinggal di Jawa Timur (Jatim). Penyaluran program bina desa nusantara telah disalurkan oleh Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil, Zakat, Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Mojokerto, Kamis (11/02/2021).

 

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto ini dihadiri 20 orang, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) NU CARE-LAZISNU Jatim, A Afif Amrullah dan jajarannya, Pengurus LAZISNU Kabupaten Mojokerto, dan Mahasiswa Magang Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri serta empat orang penerima program bina desa nusantara.

 

Ketua LAZISNU Kabupaten Mojokerto, Muhammad Rofi'udin mengatakan, program bina desa ini dilaksanakan di Kecamatan Gedeg bersama empat orang terpilih penerima program tersebut. "Empat orang terpilih tersebut adalah mereka yang diklasifikasikan masuk dalam kategori mustahiq dan ikut terlibat dalam kegiatan kita," kata Rofi' panggilan akrabnya.

 

Sementara itu, Ketua PW NU Care-LAZISNU Jatim, A Afif Amrullah mengungkapkan sangat berterimakasih banyak kepada LAZISNU Kabupaten Mojokerto.

 

"Program bina nusantara ini kami buat untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi di tingkat desa. Karena kita tahu bahwa salah satu masalah di negara kita ini adalah ketimpangan antara kota dan desa, kota lebih cepat bisa berkembang sedangkan desa sulit untuk bisa berkembang, butuh perhatian dan juga penanganan khusus. Ini yang menjadi alasan kita ingin mensupport pemerintah," ujarnya kepada NU Online Jatim.

 

Ia menegaskan, berdasarkan permasalahan diatas, pihaknya mengadakan program bina nusantara. Supaya bantuan-bantuan penyaluran distribusi zakat, infaq, sedekah di LAZISNU itu bisa terdistribusi di tingkat desa.

 

“Oleh karena itu, kita bekerja sama dengan semua PC LAZISNU se- Jatim. Untuk proseduralnya masing-masing PC ini yang akan menentukan kerja sama ini dan akan disalurkan dalam bentuk rupa. Seperti halnya di Mojokerto ini, terpilihnya empat orang ibu untuk menerima bantuan modal,” ungkapnya.

 

Ia berharap melalui bantuan tersebut bisa mengembangkan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Harapannya dengan bantuan ini mereka bisa mengembangkan usaha di bidang kuliner ataupun bidang makanan sehingga dengan itu mereka bisa mendapatkan penghasilan untuk memperkuat perekonomian keluarga,” lanjut Afif. 

 

 

Pria kelahiran Lamongan ini menegaskan, progress selanjutnya pihaknya akan terus mendampingi para mustahiq berkordinasi dengan PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto. “Kita minta untuk terus melakukan pendampingan baik dari sisi kualitas produk yang dijual, termasuk juga bagaimana nanti proses pemasarannya supaya mereka bisa berkembang dan alasannya mereka juga bisa menjadi salah satu agen atau relawan yang ikut mengembangkan LAZISNU di desa tersebut," pungkasnya.

 

Penulis: Indra Nurdien Hakim

Editor: Romza

PWNU Jatim