Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Perkuat Kiprah, MWCNU Dukun Gresik Gelar Pembinaan Pengurus Ranting

Perkuat Kiprah, MWCNU Dukun Gresik Gelar Pembinaan Pengurus Ranting
Suasana pelatihan dan pembinaan PRNU se-Kecamatan Dukun, Gresik. (Foto: NOJ/Syafik H)
Suasana pelatihan dan pembinaan PRNU se-Kecamatan Dukun, Gresik. (Foto: NOJ/Syafik H)

Gresik, NU Online Jatim

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memberdayakan manusia dalam suatu organisasi. Di antaranya adalah melalui pelatihan dan pembinaan.

 

Diharapkan dengan kerap dilakukan hal ini mampu meningkatkan kerja dan pemahaman akan pembagian kerja khususnya bagi pengurus Nahdlatul Ulama.

 

Ikhtiar itu pula yang dilakukan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dukun, Gresik dengan penggelar pelatihan dan pembinaan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Dukun. Kegiatan dipusatkan di Mushala Annahdlah MWCNU Dukun, Jalan  Raya Mojopetung, Dukun, Sabtu (19/9/2020).

 

Kegiatan ini juga sebagai amanah dari hasil Musyawarah Kerja (Musker 2) dan program MWCNU Dukun yang dilangsungkan di Sidayu bulan lalu.

 

“Pelatihan dan pembinaan ini adalah ikhtiar dan amanah bersama dalam rangka untuk peningkatan organisasi di NU,” kata Ketua MWCNU Dukun, KH Moh Sholeh.

 

Ditegaskan Kiai Sholeh bahwa masing masing jabatan di struktur NU harus tahu yang dilakukan dan jangan pernah terjadi tumpang tindih.

 

“Materi pelatihan dan pembinaan ini fokus pada keorganisasian, administrasi dan keaswajaan,” ungkapnya.

 

Pelatihan dan pembinaan PRNU diikuti ketua, sekretaris, dan bendahara dari 32 PRNU se-MWCNU di Dukun. Dan karena masih dalam pandemi Corona, pelatihan dan pembinaan ini tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan. Peserta wajib memakai masker, cuci tangan sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan.

 

Menurut H Asikin selaku Sekretaris MWCNU Dukun bahwa kegiatan ini dilangsungkan secara bertahap dari 32 PRNU yang ada.

 

“Sehingga kita bagi menjadi dua hari yakni Sabtu dan Ahad yakni 19 hiungga 20 September 2020. Hal ini sesuai dengan prosedur tetap atau protap dalam penerapan protokol kesehatan tidak boleh mengumpulkan masa besar,” tegasnya.

 

Harapan dari kegiatan ini adalah meningkatkan dan memahami akan organisasi NU. “Itu sebagai bentuk khidmah jamiyyah NU di MWCNU Dukun,” pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah

F1 Promosi Iklan