Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pertahankan Tradisi Leluhur, Ansor Trenggalek Kembali Gelar 'Suran Agung'

Pertahankan Tradisi Leluhur, Ansor Trenggalek Kembali Gelar 'Suran Agung'
Bupati Trenggalek menerima potongan tumpeng dari Ketua PC GP Ansor di acara Suran Agung. (Foto: NOJ/istimewa)
Bupati Trenggalek menerima potongan tumpeng dari Ketua PC GP Ansor di acara Suran Agung. (Foto: NOJ/istimewa)

Trenggalek, NU Online Jatim

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempertahankan warisan leluhur senyampang tidak bertentangan dengan aturan agama. Seperti yang dilakukan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Trenggalek yang menggelar acara ‘Suran Agung’ kedua.

 

Kegiatan ini merupakan upaya uri-uri atau mempertahankan budaya Jawa dan berlangsung di makam Minak Sopal, tokoh pendiri dan penyebar Islam di Trenggalek.

 

Ketua PC GP Ansor Trenggalek, Gus Zaki menjelaskan acara tersebut diikuti ratusan peserta dari kader Ansor, Banser, Muslimat NU, Fatayat NU, dan badan otonom NU lain. Demikian juga, selama kegiatan berlangsung tetap mematuhi protokol kesehatan di bawah pengawasan Satgas Covid-19 Desa dan kecamatan Ngantru.

 

“Acara ini diikuti sekitar 700 orang dengan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Gus Zaki.

 

Dirinya menambahkan, nilai dari agenda tersebut adalah pentingya kader Ansor menjaga kedaulatan NKRI dan tetap solid satu komando. Tak kalah pentingnya juga pemberdayaan kader di segala bidang.

 

“Kita juga telah menginstruksikan kepada semua Pimpinan Anak Cabang atau PAC agar dalam waktu dekat segera menyelanggarakn kaderisasi. PC Ansor akan turba sambil memberi seragam Banser,” tegasnya.

 

Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin menyatakan apresiasi atas inisiasi Ansor yang telah membantu menjaga budaya lokal dan menyelanggarakan acara di makam yang menajdi simbol Trenggalek. Bupati yang juga kader Ansor itu juga benjanji siap membatu semua program Ansor ke depan.

 

“Kami cukup apresiasi dengan apa yang sudah dilakukan oleh sahabat-sahabat, dan kami siap membantu semua program Ansor,” katanya.

 

Acara Suran Agung dimulai dengan membaca tahlil, kemudian  diakhiri dengan makan 200 lodo bersama yang sebelumnya dibawa secara mandiri oleh Ansor dan Banser.

 

Hadir pada acara itu Bupati Trenggalek, Wakapolres, perwakilan Dandim, Kepala BNNK Trenggalek, NU, dan tampak pula Ketua Muslimat NU, HJ Nasikah.

Iklan promosi NU Online Jatim