Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pertama Kali, JQHNU Jatim Selenggarakan MTQ Piala Kapolda secara Virtual

Pertama Kali, JQHNU Jatim Selenggarakan MTQ Piala Kapolda secara Virtual
Protokol kesehatan diberlakukan secara ketat pada MTQ-XIV PW JQHNU Jatim. (Foto: NOJ/SNs)
Protokol kesehatan diberlakukan secara ketat pada MTQ-XIV PW JQHNU Jatim. (Foto: NOJ/SNs)

Bangkalan, NU Online Jatim

Untuk kali ke sekian, Pengurus Wilayah (PW) Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Jawa Timur menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Berbeda dari kegiatan sebelumnya, acara dilaksanakan secara virtual dengan memperebutkan trofi Kapolda Jatim. Lokasi acara dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah, Sen-asen, Konang, Bangkalan.

 

“Kegiatan diikuti perwakilan qari dan qariah dan hafidz dan hafidzah di masing-masing Pengurus Cabang JQHNU di Jatim,” kata H Musyafak, Senin (11/01/2021).

 

Ketua panitia MTQ tersebut menyampaikan bahwa kendati berlangsung secara virtual, peserta bisa melantunkan ayat-ayat suci al-Qur’an dengan lancar.

 

“Peserta difasilitasi pihak kepolisian di masing-masing Polres di Jatim, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,” jelasnya.

 

Disampaikan alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya tersebut, bahwa MTQ kali ini digelar secara virual, karena bersamaan dengan pandemi Covid-19 apalagi saat ini pemerintah telah menerapkan PSBB Jawa-Bali.

 

“Jadi kita kerja sama dengan Polres untuk memfasilitasi peserta melalui virtual sehingga pelaksanaan MTQ ini tetap bisa berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.

 

Pantauan di lokasi, panitia terlihat cukup ketat memberlakukan protokol kesehatan. Bahkan panggung untuk Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta Karo-Karo hanya terlihat belasan kursi.

 

“Ini tentunya dengan penerapan jaga jarak. Tidak hanya itu, para juri yang hadir di lokasi juga tetap menerapkan prokes ketat,” jelasnya.

 

Disampaikan H Musyafak bahwa panitia menghormati dan mentaati aturan. Demi menjaga kesehatan bersama, maka semua pelaksanaan digelar secara virtual.

 

“Termasuk pembukaan yang sedianya dihadiri Kapolda Jatim, dan pejabat Forkompinda Jatim akhirnya kita batalkan dan dilaksanakan melalui program zoom,” tegasnya.

Iklan promosi NU Online Jatim