Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pesantren Nurul Kholil Bangkalan Ajarkan Keterampilan Ladang Bisnis

Pesantren Nurul Kholil Bangkalan Ajarkan Keterampilan Ladang Bisnis
Santri Pesantren Nurul Kholil Bangkalan fokus menekuni usaha konveksi. (Foto: NOJ/opopjatim)
Santri Pesantren Nurul Kholil Bangkalan fokus menekuni usaha konveksi. (Foto: NOJ/opopjatim)

Bangkalan, NU Online Jatim

Pondok Pesantren Nurul Kholil Bangkalan adalah salah satu pesantren anggota One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur. Pesantren ini memiliki beragam usaha untuk memberdayakan ekonominya antara lain, minimarket, distro, air minum dalam kemasan, dan konveksi. Usaha konveksi menjadi yang paling menarik diantara yang lain, sebab tak sedikit santri putra yang menggeluti udaha ini. Bahkan dari hasil keahliannya menjahit, mereka bisa membayar biaya pendidikannya sendiri.

 

"Alhamdulillah dari konveksi yang dikembangkan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Nurul Kholil, sudah mampu memberdayakan santri bahkan alumni," ujar Sekretaris Kopontren Nurul Kholil, Abd Malik, Selasa (25/05/2021).

 

Menurutnya, usaha konveksi ini sekaligus mengakomodir semua kebutuhan pakaian santri.

 

“Kami mengakomodir semua kebutuhan pakaian santri. Kalau ada santri ingin menjahit seragam baru bisa kami kerjakan, bahkan bila sarungnya sobek pun bisa dijahit di sini,” ungkapnya.

 

Ongkos satu potong baju, kata Malik, dihargai Rp 50.000. Namun harga ini menyesuaikan keinginan model baju pemesan. Bila model baju agak rumit, maka harga bisa jadi lebih mahal.

 

"Alhamdulillah per bulan omzet kami bisa mencapai antara Rp3 juta hingga Rp5 juta," ucapnya.

 

Santri yang aktif di kegiatan konveksi ini rata-rata mereka yang duduk di sekolah tingkat MA. Di tingkat ini mereka memang sudah mulai diarahkan untuk mengambil spesialis kejuruan sesuai minat.

 

“Oleh karena itu di Pesantren Nurul Kholil dibuka kelas kejuruan tata busana untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA). Dibukanya kelas doble tack ini dengan harapan agar semakin meningkatkan keterampilan santri dalam berwirausaha, utamanya di bidang konveksi,” terangnya.

Bank Jatim (31/7)