Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pimpinan DPRD Jatim Berharap Daerah Bisa Terapkan Lumbung Pangan

Pimpinan DPRD Jatim Berharap Daerah Bisa Terapkan Lumbung Pangan
Anik Maslachah, Wakil Ketua DPRD Jatim. (Foto: NOJ/sk)
Anik Maslachah, Wakil Ketua DPRD Jatim. (Foto: NOJ/sk)

Surabaya, NU Online Jatim

Covid-19 telah menyerang berbagai sektor kehidupan manusia. Termasuk dalam hal ekonomi dan pangan. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berhasil memutar otak untuk menanggulangi keluhan masyarakat. Lumbung pangan diluncurkan pemerintah agar masyarakat dapat mencukupi kebutuhan sembako dengan harga murah, serta dapat membantu sirkulasi perdagangan petani.

 

Beberapa keunggulan tersebut menarik perhatian beberapa daerah untuk menerapkan program lumbung pangan. Tidak hanya di Jawa Timur, program kerakyatan ini mulai dilirik para kepala daerah di seluruh Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Anik Maslachah, Wakil Ketua DPRD Jatim berharap program ini bisa diterapkan di seluruh Indonesia.

 

“Kebutuhan pangan dengan harga sangat murah telah diakui, sangat membantu masyarakat. Oleh karena itu banyak kepala daerah yang mulai melirik untuk diterapkan di wilayah masing-masing. Karena memang sangat bagus jika bisa diterapkan di seluruh Indonesia,” katanya pada Senin (07/12/2020).

 

Politisi asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) ini mengapresiasi atas atensi daerah lain yang menjadikan Pemprov Jatim sebagai percontohan dalam program lumbung pangan.

 

“Saya sangat senang jika program ini bisa menginspirasi banyak daerah lain. Nantinya dengan program ini pemprov bisa bersinergi dengan kabupaten/kota untuk bersama-sama membantu masyarakat,” ujarnya.

 

Dirinya juga mengungkapkan, jika program ini bisa terlaksana di daerah, tentu petani akan turut senang. Karena harga jual masa panen tidak anjlok dan pasti. Dengan begitu para distributor yang biasanya mengambil kesempatan menimbun barang yang mengakibatkan harga melambung, tidak akan terjadi.

 

“Petani akan sangat terbantu dengan program ini, karena stabilitas harga terjaga,” pungkasnya.

Iklan promosi NU Online Jatim