Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

PMII Jombang Dirikan Komisariat di Kampus Pesantren

PMII Jombang Dirikan Komisariat di Kampus Pesantren
Ketua Umum PC PMII Jombang saat memberikan sambutan di acara PMII At-tahdzib, Sabtu (12/12/2020). (Foto: NOJ/ Adi).
Ketua Umum PC PMII Jombang saat memberikan sambutan di acara PMII At-tahdzib, Sabtu (12/12/2020). (Foto: NOJ/ Adi).

Jombang, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jombang mengesahkan pembentukan komisariat baru di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At Tahdzib Ngoro, Kabupaten Jombang, Sabtu (12/12/2020).

 

Kampus At Tahdzib merupakan perguruan tinggi yang berada dalam naungan satu yayasan dengan Pondok Pesantren At Tahdzib. Secara kultur mahasiswanya sebagian besar merupakan santri.

 

M Naqib Abdullah, salah satu inisiator pendirian Komisariat At Tahdzib mengatakan, Kampus At Tahdzib secara idiologi berhaluan Islam Ahlussunah wal Jama'ah An-nahdliyah sudah sepantasnya mahasiswanya harus ikut PMII agar sejalur dengan NU.

 

"Sebenarnya cikal bakal terbentuknya komisariat persiapan PMII At Tahdzid sudah kami gagas beberapa tahun yang lalu. Namun baru bisa melaksanakan Mapaba di tahun 2019 kemarin dan masih ikut Komisariat Hasyim Asy'ari Tebuireng Unhasy. Alhamdulillah, tahun ini kita bisa berdiri sendiri dan mendirikan di Kampus At Tahdzib," ungkapnya.

 

Menurutnya, mayoritas mahasiswa di Kampus At Tahdzib yang merupakan seorang santri akan menjadi sebuah ciri khas dari komisariat kedepannya.

 

"Kami ingin mahasiswa At Tahdzib tidak hanya menjadi seorang mahasiswa kupu-kupu yang hanya kuliah dan pulang ke pondok saja. Namun, bisa memberi sumbangsih yang lebih bagi bangsa, negara dan agama," tungkasnya.

 

Sementara itu, M Irkham Ketua Umum PC PMII Jombang mengatakan, pembentukan komisariat persiapan ini merupakan salah satu program pengkaderan yang wajib dilaksanakan guna membentengi mahasiswa dari pola pikir radikal dan idiologi lainnya yang bisa merusak mental dari mahasiswa saat ini. "Kami sebisa mungkin ingin membuka komisariat di seluruh kampus yang ada di Jombang," katanya.

 

M Irkham menjelaskan, bahwa kampus merupakan ladang kaderisasi bagi PMII. At Tahdzib juga merupakan komisariat yang kedepan bisa potensial dan bisa menjadi komisariat rujukan bagi komisariat lain dengan kultur pesantren dan santrinya.

 

Menurutnya, peran seorang santri saat ini sangat dibutuhkan untuk masa yang akan datang. "Saya harap, para mahasiswa At Tahdzib tidak berkecil hati dengan ruang yang terbatas karena kebanyakan adalah santri. Namun, ini adalah kekuatan besar bagi PMII. Santri tidak boleh tergerus dengan arus globalisasi, namun santri harus bisa membalikan menjadi globalisantri," ujarnya.

 

 

Irkham berharap ini menjadi motivasi bagi kepengurusan PC PMII Jombang selanjutnya untuk mendirikan PMII di kampus umum yang ada di Jombang.

 

"Target kedepan semua kampus bisa ada PMII semua. Selama ini kami memang kesulitan untuk masuk kampus umum," pungkasnya

 

Dengan terbentuknya Komisariat Persiapan PMII At Tahdzib kini di Jombang ada 7 Komisariat dengan 11 Kampus dari total 14 kampus yang ada di Jombang.

 

Penulis: Adi

Editor: Romza

PWNU Jatim