Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Polisi di Jember Ajak Pesantren Turut Taati Protokol Kesehatan

Polisi di Jember Ajak Pesantren Turut Taati Protokol Kesehatan
Polisi di Jember turut mengajak santri taati protokol kesehatan. (Fotyo: NOJ/Mac)
Polisi di Jember turut mengajak santri taati protokol kesehatan. (Fotyo: NOJ/Mac)

Jember, NU Online Jatim

Masih merebaknya virus Corona, memantik sejumlah kalangan untuk terus mengampanyekan protokol kesehatan. Hal tersebut demi memastikan bahwa semua pihak saling mengingatkan dan mendukung pola hidup sehat.

 

Sejumlah terobosan terus dilakukan jajaran Satlantas Polres Jember. Tidak hanya menjalankan tugas sebagai pengatur dan penindak pelanggar lalu lintas, tapi di bawah komando AKP Jimmy Heryanto M Manurung sebagai Satlantas Polres Jember memiliki misi ‘polisi sahabat santri’.

 

Seperti yang dilakukan terhadap santri yang ada di Pondok Al Falah, Kecamatan Puger, Jember. Di pondok pesantren yang ada di ujung selatan ini, Satlantas Polres Jember membagikan 250 masker dan 50 dampar (meja ngaji) untuk santri.

 

 “Polisi sahabat santri merupakan program kami yang peduli akan pendidikan keagamaan di Kabupaten Jember. Dalam rangka menekan penyebaran covid-19, terutama di lingkungan pesantren, kami membagikan masker dan juga dampar untuk para santri,” kata Jimmy Heryanto, Ahad (10/01/2021).

 

Kasatlantas menambahkan, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama. Terlebih mulai 11 hingga 25 Januari, pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jawa-Bali. Di Jawa Timur, ada 11 kabupaten yang harus memberlakukan PSBB maupun PPKM yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

 

Dirinya menyampaikan bahwa mulai Senin (11/10/2021) PSBB dan PKMM sudah diberlakukan. Beruntung Jember tidak termasuk dari 11 kabupaten yang mengharuskan pemberlakuan hal ini.

 

“Maka pencegahan harus dilakukan dan Jember selamat dari zona merah, karena tidak menutup kemungkinan jumlah daerah yang memberlakukan PSBB dan PKMM akan bertambah jika daerah tersebut menjadi zona merah,” bebernya.

 

Kasatlantas pun mengimbau agar masyarakat tetap patuh menerapkan protokol kesehatan dalam setiap beraktivitas sehari hari.

 

“Masyarakat juga diminta selalu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan setiap usai beraktivitas,” harap dia. 

Iklan promosi NU Online Jatim