Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

PPKM Mikro Disebut Efektif, Bangkalan Kini Bebas Zona Merah

PPKM Mikro Disebut Efektif, Bangkalan Kini Bebas Zona Merah
Peta zonasi Covid-19 di Jawa Timur per 29 Juni 2021. (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Peta zonasi Covid-19 di Jawa Timur per 29 Juni 2021. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Intervensi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Satuan Tugas Covid-19 Jawa Timur menangani kasus Covid-19 dan mencegah penularannya di Kabupaten Bangkalan, Madura, dan dua kabupaten lainnya, yakni Ponorogo dan Ngawi, membuahkan hasil. Kini, tiga daerah itu bebas dari status zona merah.

 

Data tersebut mengacu pada laporan Satgas Covid-19 Jatim per 29 Juni 2021. Di Bangkalan, total kasus positif Covid-19 sebanyak 1.016, di Ngawi 100 kasus dan di Ponorogo 149 kasus. Ketiga daerah itu kini berstatus zona oranye.

 

“Kalau kita lihat daerah zona merah sebelumnya di Bangkalan, Ngawi dan Ponorogo, Alhamdulillah tren kasus sedikit menurun, sehingga status zonasi menurun,” kata juru bicara Satgas Covid-19 Jatim Makhyan Jibril Al-Farabi dikonfirmasi wartawan, Rabu (30/06/2021).

 

Ia menjelaskan, kasus di tiga daerah itu melandai berkat efektivitas pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Salah satu yang digeber dalam pengetatan itu adalah tracing lokal. Tak hanya itu, fasilitas kesehatan (faskes) tambahan juga didirikan.

 

Saat ini, lanjut Jibril, Keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) isolasi di Bangkalan 78,90 persen, BOR intensif 53,85 persen serta BOR COVID-19 terdiri dari isolasi dan intensif 77,49 persen.

 

Adapun BOR di Ngawi, isolasi 65,19 persen, intensif 70 persen, COVID-19 terdiri dari isolasi dan intensif 65,45 persen. BOR di Ponorogo, isolasi 82,17 persen, intensif 72,73 persen serta COVID-19 terdiri dari isolasi dan intensif 80,53 persen.

 

Kendati begitu, Jibril tetap mengingatkan bahwa potensi persebaran Covid-19 di Jatim masih tinggi. Buktinya, melandai di Bangkalan, Ngawi, dan Ponorogo, kasus kini justru meningkat di Banyuwangi, Bondowoso, dan Madiun. Zona merah kini bergeser ke tiga daerah itu.

 

"Kasus Covid-19 naik cukup tinggi di Bondowoso, Banyuwangi dan Kota Madiun, biasanya kenaikan melebihi dua kali lipat dari sebelumnya bisa mengakibatkan kota/kabupaten jadi zona merah," ujar Jibril.

 

Data satgas menunjukan, kasus aktif di Banyuwangi sebanyak 488 kasus, Bondowoso 278 kasus dan Kota Madiun 224 kasus. Total kasus aktif di Jatim sendiri sebanyak 8.379 kasus. Masih di bawah Jateng 35.757 kasus, Jabar 49.617 kasus dan DKI Jakarta 66.288 kasus.

 

Editor: Nur Faishal


Editor:
F1 Bank Jatim Syariah (6/12)