Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ra Latif Buka Pameran Sejarah dan Seminar tentang Syaikhona

Ra Latif Buka Pameran Sejarah dan Seminar tentang Syaikhona
Bupati Bangkalan RKH Abdul Latif Amin Imron. (Foto: NOJ/ Romza)
Bupati Bangkalan RKH Abdul Latif Amin Imron. (Foto: NOJ/ Romza)

Bangkalan, NU Online Jatim

Lajnah Turots Ilmi Syaikhona Muhammad Kholil mengadakan pameran sejarah dan seminar tentang jejak, sejarah, manuskrip serta peninggalan Syaikhona Mohammad Kholil secara virtual, Senin (7/6/2021). Acara ini dibuka oleh Bupati Bangkalan RKH Abdul Latif Amin Imron.

 

Dilansir dari laman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Ra Latif sapaan akrab bupati menyampaikan selamat dan sukses atas digelarnya acara seminar tentang jejak, sejarah, manuskrip serta peninggalan Syaikhona Mohammad Kholil.

 

Kegiatatan tersebut rencananya akan berlangsung hingga Rabu tanggal 8 Juni 2021. Meski ditengah pandemi, Bupati berharap acara tersebut tidak mengurangi subtansinya. 

 

"Seperti kita ketahui bersama bahwa sosok Syaikhona kholil ini merupakan guru besar yang melalui didikannya telah melahirkan tokoh serta ulama besar di bumi nusantara seperti KH Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul Ulama yang merupakan tokoh pendiri NU, KH Wahab Hasbullah termasuk ulama besar dan tokoh perjuangan kemerdekaan lainnya,” kata Ra Latif.

 

“Ini menjadi salah satu bukti bahwa sosok Syaikhona Kholil memiliki peranan dan sejarah penting dalam syiar Agama Islam dan perjalanan kemerdekaan di Indonesia," lanjutnya. 

 

Ia menjelaskan, guru besar Syaikhona Kholil memiliki banyak jejak sejarah dan tauladan yang dapat menjadi panduan serta panutan bersama dalam membangun sosial masyarakat terutama generasi muda yang memilki SDM unggul dan berakhlak.

 

Hal ini, lanjut Bupati, tidak lepas dari sosok Syaikhona Muhammad Kholil yang semasa hidupnya dikenal sebagai ulama produktif dan melahirkan banyak karya tulisan meski hanya dua kitab yang muncul ke permukaan. 

 

Bupati berharap melalui kegiatan Forum Group Discusion (FGD) dapat menjadi kajian bersama untuk mendalami tentang berbagai sejarah, sepak terjang dalam syiar agama islam hingga berbagai karyanya. 

 

"Kepada generasi muda Indonesia dan Bangkalan khususnya dalam membangun kesadaran kolektif mengenai perjuangan leluhur terutama Syaikhona Muhammad Kholil," ujar bupati. 

 

Ra Latif juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga tengah mengusulkan nama Guru besar Syaikhona Kholil untuk mendapatkan Gelar pahlawan Nasional.

 

“Kerena itu kami berharap dukungan dan doa dari seluruh kalangan terutama masyarakat Bangkalan agar segala bentuk sepak terjang serta kontribusi Syaikhona Muhammad Cholil dalam syiar agama, membangun masyarakat, pencetak para tokoh ulama, tokoh besar dan peran pejuang di Indonesia mendapat penghormatan dalam bentuk gelar pahlawan nasional,” paparnya. 

 

 

Upaya tersebut juga merupakan bagian dari ikhtiar supaya generasi muda tidak melupakan sejarah tokoh bangsa.

 

"Hal ini juga ditujukan agar kita tidak lupa akan sejarah dan lebih mengenalkan sosok syaikhona kholil sebagai tokoh panutan masyarakat terutama para generasi muda. Kami mohon dukungan serta doanya agar upaya ini segera terwujud," terang bupati.


Editor:
F1 Bank Jatim Syariah (6/12)