Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ra Latif Salurkan Bantuan Insentif untuk Guru Ngaji dan Madin

Ra Latif Salurkan Bantuan Insentif untuk Guru Ngaji dan Madin
Bupati Bangkalan, RKH Abdul Latif Amin Imron saat menyerahkan insentif untuk guru ngaji dan Madin, Selasa (25/05/2021). (Foto: NOJ/ Pemkab Bangkalan).
Bupati Bangkalan, RKH Abdul Latif Amin Imron saat menyerahkan insentif untuk guru ngaji dan Madin, Selasa (25/05/2021). (Foto: NOJ/ Pemkab Bangkalan).

Bangkalan, NU Online Jatim

Kesejahteraan guru Ngaji dan Madrasah Diniyah (Madin) mendapat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Terbukti, selama empat tahun berturut-turut Pemkab Bangkalan memberikan insentif bantuan untuk guru Ngaji dan Madin.

 

Kali ini, insentif triwulan pertama untuk guru Ngaji dan Madin diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bangkalan, RKH Abdul Latif Amin Imron, Selasa (25/05/2021). Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Agung Bangkalan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Bangkalan, Sekda Bangkalan, Kepala Dinas Pendidikan dan pihak terkait lainnya. 

 

Bupati yang akrab disapa Ra Latif tersebut menjelaskan, bahwa dengan dilaksanakannya penyerahan simbolis tersebut, maka dana insentif sudah bisa digunakan oleh penerima manfaat. Menurut Bupati, program insentif untuk Guru Ngaji telah berjalan selama empat tahun sejak tahun 2018 sampai dengan saat ini. 

 

"Pemberian insentif Guru Madin dan Guru Ngaji merupakan realisasi dari janji kami dan program kerja Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi Guru Madin dan Guru Ngaji yang selama ini telah memberikan pengabdian untuk ikut membangun SDM masyarakat yang berkualitas dan berakhlak," ujarnya seperti dikutip laman Pemkab Bangkalan. 

 

Ra Latif juga mengatakan dimasa pandemi Covid-19 program pemberian insentif pada Guru Ngaji dan Madin ini masih bisa dipertahankan oleh Pemkab Bangkalan sehingga berfungsi sebagai jaring pengaman sosial dampak pandemi Covid-19. 

 

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris Guru Ngajingaji dan Madin yang mengikuti jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. 

 

"Keikutsertaan penerima insentif Guru Madin dan Guru Ngaji pada BPJS Ketenagakerjaan sifatnya sukarela. Namun ini penting karena bisa menjadi perlindungan jaminan sosial bagi para Guru Madin dan Guru Ngaji, bahkan sudah ada yang menerima manfaatnya," kata Ra Latif.

 

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan Bambang Budi Mustika menjelaskan total insentif yang diserahkan kepada Guru Madin dan Guru Ngaji sebanyak 9.342 orang, dengan rincian Guru Madin 4.256 orang dan Guru Ngaji 5.086 orang. 

 

 

"Setiap bulannya para guru ngaji dan madin menerima sebesar Rp 200.000 dan diserahkan setiap 3 bulan sekali sebesar Rp.600.000," ungkapnya. 


Editor:
F1 Bank Jatim Syariah (6/12)