Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ranting NU di Sumenep Gotong Royong Perbaiki Jalan Desa

Ranting NU di Sumenep Gotong Royong Perbaiki Jalan Desa
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Pakandangan Sangra saat memperbaiki jalan pedesaan, Kamis (10/06/2021). (Foto: NOJ/Firdausi).
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Pakandangan Sangra saat memperbaiki jalan pedesaan, Kamis (10/06/2021). (Foto: NOJ/Firdausi).

Sumenep, NU Online Jatim

Jalan infrastruktur desa memiliki peranan yang cukup penting sebagai akses masyarakat, utamanya dalam melakukan mata pencahariannya. Sebaliknya, jika rusak perekonomian warga akan terhambat.

 

Berangkat dari permasalahan ini, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Pakandangan Sangra memperbaiki jalan pedesaan di Dusun Sangra, Pekandangan Sangra Bluto Sumenep, Kamis (10/06/2021). Jalan ini dalam kurun waktu dua tahun mengalami kerusakan.

 

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bluto, Ustadz Mosa mengaresiasi dan mendukung program ini demi kemajuan dan kenyamanan masyarakat. Menurutnya, program yang bersifat ijtimaiyah tersebut sangat membantu Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

 

"Ini salah satu program yang gerakannya benar-benar nyata, bahwa NU hadir di tengah-tengah masyarakat. Ini sebagai bukti bahwa NU tidak hanya sebagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang bersifat diniyah atau keagamaan saja," katanya kepada NU Online Jatim.

 

Suatu hal yang pantas dan perlu jika NU hadir dengan beragam kegiatan sosial kemasyarakatan. “Semoga aksi nyata ini bisa dicontoh oleh Ranting NU lainnya," harapnya.

 

Sementara Ketua PRNU Pakandangan Sangra, Kiai Sahri menjelaskan, bahwa gerakannya merupakan bagian dalam membangun kesadaran Nahdliyin dan warga sekitar dalam memperbaiki akses jalan pedesaan yang menjadi ujung tombak perekonomian warga.

 

Dirinya juga mengatakan, banyak cara yang dilakukan warga NU dalam berdakwah. Tidak cukup bil lisan, tetapi juga bil hal. Salah satunya demi mengetuk para pemangku kebijakan agar senantiasa memperhatikan kebutuhan warga NU.

 

"Kami bersama pengurus berkomitmen memperbaiki jalan ini secara swadaya. Pengerjaannya dengan tambal sulam dan dilakukan secara bertahap tergantung ketersediaan dana," ungkapnya.

 

Di kesempatan yang sama, Hodri seorang tokoh masyarakat setempat mengutarakan, bahwa sumber dana berasal dari Nahdliyin yang dengan ikhlas menyisihkan rezekinya.

 

“Sumbangannya beragam, mulai dari yang berbentuk uang hingga bahan material, seperti semen, pasir urug, batu cor, dan batu gunung,” tuturnya.

 

Dirinya menambahkan, ada 40-50 orang yang bergotong royong memperbaiki jalan rusak tersebut. Jalan tersebut dipilih karena merupakan akses transportasi warga selama 24 jam.

 

"Semua warga pasti melewati jalan ini. Jika tidak diperbaiki, kami khawatir ada warga terjatuh dari kendaraannya," imbuhnya.

 

Dirinya bersyukur, walaupun perbaikan tidak menggunakan aspal dan alat-alat berat, pengerjaan masih dapat dilakukan. Hal terpenting bagi pengurus ranting adalah membantu mempermudah warga.

 

"Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat," tandasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Editor:
F1 Bank Jatim