Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Rapimcab, IPPNU Sumenep Diingatkan Pentingnya Sinergi dalam Berorganisasi

Rapimcab, IPPNU Sumenep Diingatkan Pentingnya Sinergi dalam Berorganisasi
K. Abdul Wasid, Wakil Ketua PCNU Sumenep, saat memberikan sambutan dalam Rapimcab IPPNU Sumenep. (Foto: NOJ/Habib).
K. Abdul Wasid, Wakil Ketua PCNU Sumenep, saat memberikan sambutan dalam Rapimcab IPPNU Sumenep. (Foto: NOJ/Habib).

Sumenep, NU Online Jatim

Dalam sebuah organisasi, program kerja yang telah disusun dalam rapat kerja seyogyanya disampaikan dan diberitahukan kepada tingkatan organisasi di bawahnya. Hal ini sebagai penyemaan visi yang terstruktur dan sitematis, serta dapat berjalan dengan maksimal hingga lapisan bawah.

 

Atas dasar hal ini, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sumenep menghelat Rapat Pimpinan Cabang atau Rapimcab. Kegiatan yang mengusung tema “IPPNU Bersinergi, Organisasi Tertata Rapi” ini dipusatkan di Aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep lantai dua, Kamis (11/02.2021).

 

Dalam kesempatan ini, K Abdul Wasid menyampaikan tentang pentingnya sinergi dalam sebuah organisasi. Disebutkan bahwa dalam sebuah organisasi tentu tidak bisa bekerja ataupun bergerak secara independen. Perlu adanya kolaborasi atau kerja sama dengan berbagai stakeholder terkait.

 

“Semisal di tingkatan cabang melakukan sinergi dengan PCNU ataupun dengan Badan Otonom (Banom) NU yang lainnya. Hal ini penting karena satu visi dengan kita dalam mengembangkan ukhuwah an-nahdliyah,” ujarnya.

 

Wakil Ketua PCNU Sumenep ini menambahkan, bahwa cara bersinergi ialah harus sering melakukan silaturahim, berkunjung, berkomunikasi, berkoordinasi dan yang lainnya. Yakni tentang berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan. Karena organisasi atau instansi lain tersebut bisa menjadi support atau pendukung.

 

“Oleh karena itu, kita tidak boleh menutup diri untuk melakukan sinergi dengan pihak manapun. Asal bukan dengan organisasi yang tidak menjadi bagian dari Ahlussunnah wal Jamaah,” imbuhnya.

 

Hal yang paling penting soal sinergi ini adalah sinergi yang dilakukan oleh antar pimpinan. Baik di tingkat pusat hingga ranting, atau di tingkat perguruan tinggi hingga madrasah.

 

“Karena kita adalah organisasi yang memiliki struktur yang lengkap dari tingkat atas hingga lapisan bawah,” ungkap alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumenep ini.

 

Ia pun berharap, apabila nanti PC membuat suatu keputusan, maka Pimpinan Anak Cabang (PAC) hendaknya patuh pada keputusan tersebut. “Jangan sampai misalnya PC mengurusi tentang A, malah PAC mengurusi tentang B, C, atau yang lainnya. Kita harus satu komando dengan pimpinan,” jelasnya.

 

Dari hal ini diharapkan, IPPNU Sumenep dapat mempunyai suatu kegiatan yang bisa menampung dan mengakomodir seluruh kader dari semua tingkatan. “Sebab, hal ini akan menunjukkan bahwa kita kompak, solid, satu barisan, dan satu visi,” tuturnya.

 

Terakhir, pria yang juga menjabat Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur ini berucap, selamat melaksanakan Rapimcab PC IPPNU Sumenep serta PAC dan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPPNU se-Kabupaten Sumenep.

 

“Semoga Rapimcab ini bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang baik. Yakni keputusan yang bisa menggerakkan organisasi menjadi lokus perjuangan, pergerakan, dan pemberdayaan pelajar putri se-Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

 

 

Untuk diketahui, gelaran Rapimcab ini diikuti perwakilan PAC dan PKPT se-Kabupaten Sumenep, meliputi Ketua, Sekretaris, Wakil Ketua I Bidang Kaderisasi dan Organisasi, Wakil Ketua II Bidang Seni Budaya, dan Komandan Korp Pelajar Putri (KPP). Selain penyampaian hasil raker kepada PAC dan PKPT, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyampaian perkembangan organisasi dan kaderisasi dari masing-masing PAC dan PKPT.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim