Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ringankan Biaya Kuliah, Inaifas Jember Sediakan Berbagai Beasiswa untuk Mahasiswa

Ringankan Biaya Kuliah, Inaifas Jember Sediakan Berbagai Beasiswa untuk Mahasiswa
Pemberian beasiswa secara simbolis oleh masing-masing Kepala Program Studi (Kaprodi) Inaifas, Kencong, Jember, Selasa (08/09/20) di Aula kampus setempat. (Foto : NOJ/ Istimewa).
Pemberian beasiswa secara simbolis oleh masing-masing Kepala Program Studi (Kaprodi) Inaifas, Kencong, Jember, Selasa (08/09/20) di Aula kampus setempat. (Foto : NOJ/ Istimewa).

Jember, NU Online Jatim

Mengakses pendidikan di perguruan tinggi dengan mudah dan berkualitas selalu menjadi dambaan para pelajar. Keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menjadi penghalang menimba ilmu di perguruan tinggi.

 

Begitu juga dengan keterampilan yang dimiliki pelajar membutuhkan dukungan supaya bisa dikembangkan untuk terus berprestasi. Termasuk di perguruan tinggi.

 

Sebagai upaya meringankan biaya pendidikan dan mendukung pengembangan prestasi pelajar, Institut Agama Islam Al Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember kembali memberikan berbagai skema beasiswa.

 

Setidaknya ada 7 skema beasiswa yang sudah disediakan oleh Inaifas Kencong, Jember. Ketujuh skema beaisiswa tersebut yakni 1. Beasiswa Tahfidzul Qur'an, 2. Beasiswa Prestasi, 3. Beasiswa Pemkab Jember, 4. Beasiswa Pemprov Jatim untuk guru Madrasah Diniyah, 5. Beasiswa UPZIS INAIFAS, 6. Beasiswa BNI Syariah, 7. Beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar)

 

Yang baru saja direalisasikan, Inaifas memberikan beasiswa kepada enam calon mahasiswa terbaik pada pendaftaran gelombang kedua tahun ini. Beasiswa tersebut diberikan secara simbolis oleh masing-masing Kepala Program Studi (Kaprodi), Selasa (08/09/20) di Aula kampus setempat.

 

Pemberian beasiswa berdasarkan pada hasil kualifikasi dengan nilai terbaik pada ujian masuk di kampus terbaik di Jember bagian selatan tersebut.

 

Adapun enam calon mahasiwa yang menerima beasiswa, sesuai Surat Keputusan (SK) dengan nomor 014/Pan.PMB/INAIFAS/IX/2020, adalah Azmi Hisyam dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Yudha Bagus Saputra Prodi Ahwalus Syahsiah (AS), Siti Nurjayanti Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fariska Nur Imamah Prodi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Jihan Risa Fatimah Prodi (AS), dan Khamidatul Khumairoah Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA).

 

Rizal Mumazziq Zionis, Rektor Inaifas Kencong Jember berharap, mahasiwa penerima beasiswa tersebut, tidak hanya menjaga dan meningkatkan prestasi dalam bidang yang mereka pelajari dalam pendidikan formal kampus saja, tetapi dia juga berharap mereka meningkatkan berprestasi dalam bidang non akademis.

 

“Kami berharap kepada calon mahasiwa penerima beasiswa, agar tetap menjaga dan meningkatkan prestatsinya baik di bidang akademis maupun bidang yang lain,” ungkap Gus Rizal.

 

Sementara itu, Mohammad Dasuki, Wakil Rektor III Inaifas menyampaikan, para penerima beasiswa supaya memegang teguh komitmen, dengan cara mempertahankan dan meningkatkan pretasinya, serta harus turut aktif dalam program pengembangan diri di organisasi kampus.

 

“IPK tidak boleh turun dari semester ke semester berikutnya, dan harus aktif di dalam kegiatan kampus,” kata Dasuki.

 

M. Rudi Masrukhin, dosen Inaifas menjelaskan, pemberian beasiswa ini adalah salah satu upaya dan bentuk kepedulian kampus terhadap masyarakat atau calon mahasiswa kurang mampu yang sadar pendidikan, agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi.

 

“Ini adalah partisipasi dalam upaya membantu meringankan baiya pendidikan bagi mahasiswa yang kurang mampu.” Kata Rudi, yang juga menjabat Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Inaifas.

 

Menurutnya, ada perbedaan dalam penerimaan beasiswa kali ini dibanding gelombang pertama yang mendapatkan SPP gratis selama delapan semester. Sementara calon mahasiswa penerima beasiswa pada gelombang ke dua ini mendapatkan separuhnya, yakni 4 semester.

 

Perbedaan tersebut merupakan salah satu strategi dari kampus untuk memantik antusiasme dan semangat melanjutkan pendidikan di Inaifas.

 

Editor : Romza

 

F1 Promosi Iklan