Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Rumah Sedekah LAZISNU Jatim Diresmikan, Ini Harapan Inisiator

Rumah Sedekah LAZISNU Jatim Diresmikan, Ini Harapan Inisiator
KH Noor Shodiq Askandar. (Foto: NOJ/ti)
KH Noor Shodiq Askandar. (Foto: NOJ/ti)

Malang, NU Online Jatim
Rumah Sedekah NU Care-Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur telah diresmikan pada hari Senin (15/02/2021) sore. Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh NU dan pejabat setempat. Proses peresmian yang disimbolkan dengan sesi potong pita tersebut disambut hangat oleh para hadirin yang menyaksikan. Acara berlangsung di Perumahan Orchid, Dau, Kabupaten Malang dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan di masa pandemi.

 

Kegitan ini juga di hadiri oleh KH Fadhol Hija Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang, dr Umar Usman Ketua PCNU Kabupaten Malang, Prof Dr H Maskuri Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), dan tokoh-tokoh lainnya.

 

Di tengah suasana peresmian tersebut, KH Noor Shodiq Askandar yang akrab di sapa Gus Shodiq yang merupakan inisiator rumah sedekah LAZISNU Jatim menyampaikan harapannya melalui NU Online Jatim. Dirinya menyatakan bahwa rumah sedekah ini merupakan media perantara untuk menyalurkan donasi yang terkumpul dari umat.

 

“Orang yang bershadaqah itu kemudian harus ikhlas terserah kepada yang mengelola untuk dijadikan apa. Lalu kita ingin hal ini dibicarakan dengan yang memberi shadaqah. Kepentingannya untuk apa, misal untuk beasiswa, atau anak yatim, panti asuhan dan lain-lain. Hal tersebut sebagai wujud pertanggung jawaban secara langsung di luar pertanggung jawaban administrasi,” katanya.

 

Pria yang juga merupakan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur tersebut berharap rumah sedekah dapat memberi dan menghasilkan sesuatu untuk kebaikan umat.

 

“Nanti akan ada pelatihan-pelatihan untuk anak-anak muda yang kurang mampu agar bisa berwirausaha. Untuk program ini kami sudah menyiapkan para pengusaha yang sudah sukses. Nanti para pemuda itu akan langsung diajari oleh para pengusaha dan kemudian untuk dipraktekkan,” terangnya.

 

Wakil Rektor II Universitas Islam Malang (Unisma) tersebut juga mengungkapkan bahwa pelatihan wirausaha akan berlangsung selama sepekan hingga sepuluh hari.

 

“Setelah itu mereka akan langsung praktek. Dan bagi yang belum siap, akan dididik menjadi karyawan terlebih dahulu. Yang sudah siap akan didampingi menjadi wirausaha-wirausaha baru,” tambahnya.

 

Dirinya berharap, adanya rumah sedekah yang telah diresmikan ini setidaknya mampu mengurangi angka pengangguran. Tak hanya itu, nantinya juga akan mencetak generasi Qurani.

 

“Anak-anak yang hafal Quran, utamanya anak yatim atau berasal dari keluarga tidak mampu akan kita ajari berwirausaha juga," ucapnya.

 

Ia memberikan keterangan bahwa sebelum diresmikan hari ini, rumah sedekah telah tiga tahun berkontribusi dalam rangka pengentasan kemiskinan.

 

“Pusat gerakannya siapa saja boleh bersinergi. Termasuk para wartawan untuk melatih para pemuda tentang dunia jurnalistik. Rumah ini adalah dari nahdliyin untuk semua umat, sekalipun dia adalah non muslim,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Moch Miftahur Rizki

Editor: Risma Savhira

Iklan promosi NU Online Jatim