Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Santri di Trenggalek Juara Lomba Matematika Terintegrasi

Santri di Trenggalek Juara Lomba Matematika Terintegrasi
Nasya Ikmala Ni’am Ahmad, saat menerima penghargaan. (Foto: NOJ/Marisa Khoirila).
Nasya Ikmala Ni’am Ahmad, saat menerima penghargaan. (Foto: NOJ/Marisa Khoirila).

Trenggalek, NU Online Jatim

Saat ini madrasah dan pondok pesantren tidak bisa dipandang sebelah mata dalam hal prestasi. Pasalnya, telah banyak santri yang menorehkan prestasi dalam sejumlah ajang. Seperti yang terjadi pada Nasya Ikmala Ni’am Ahmad, santri Pondok Pesantren Qomarul Hidayah, Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

 

Ni'am sapaannya, meraih juara satu lomba Matematika Terintegrasi pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di Kabupaten Trenggalek, Rabu (25/08/2021) lalu.

 

"Saya senang, kaget, dan tidak menyangka bisa juara satu," ungkap Ni'am kepada NU Online Jatim, Jumat (03/09/2021).

 

Ia mengaku, sedari dulu telah menyukai matematika. Sejumlah prestasi kejuaraan pun berhasil ia gondol. “Pernah suatu ketika saya mengikuti lomba matematika, dan juara. Tahun kemarin juga pernah dapat juara tiga lomba matematika yang diadakan oleh Kementrian Agama Trenggalek," lanjut pria kelahiran Madiun itu.

 

Selain mendapat bimbingan dari guru di sekolah, Ni'am juga mendapat bimbingan langsung dari orang tuanya. Bahkan, dua hari sebelum pelaksanaan lomba, ia membahas soal-soal yang disiapkan guru matematika bersama orang tuanya.

 

Ni’am menuturkan, bahwa tidak semua soal matematika yang dilombakan menggunakan Bahasa Indonesia. Ada pula yang menggunakan Bahasa Inggris dan  Bahasa Arab. Kendati begitu, hal tersebut tidak terlalu membebaninya.

 

"Untuk Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, di madrasah sudah diajarkan. Jadi tidak terlalu bingung ke saya. Namun, saya lebih banyak belajar Bahasa Inggris,” imbuhnya.

 

Ni'am pun berpesan kepada seluruh santri agar senantiasa semangat belajar agar berprestasi. Karena status santri bukanlah penghalang untuk memperoleh prestasi.

 

"Berusaha sebaik mungkin, insyaallah akan mendapatkan hasil yang baik pula," pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Editor:
F1 Bank Jatim Syariah (6/12)