Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Santuni Anak Yatim, LAZISNU di Sidoarjo: Bisa Buat Beli Kuota Internet Belajar Daring

Santuni Anak Yatim, LAZISNU di Sidoarjo: Bisa Buat Beli Kuota Internet Belajar Daring
Santunan anak yatim yang dilaksanakan UPZIS LAZISNU Ranting Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. (Foto : NOJ/ Yuli Riyanto)
Santunan anak yatim yang dilaksanakan UPZIS LAZISNU Ranting Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. (Foto : NOJ/ Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Sebagai bulan pertama di tahun Hijriyah, Muharram hendaknya menjadi ruang muhasabah (introspeksi diri) akan amal masa lalu guna menjadi pedoman langkah masa depan yang lebih baik. Selain itu, Muharam dikenal bulan penuh berkah yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh umat Islam.  

 

Salah satu yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada Bulan Muharram adalah menyantuni anak yatim. Kebetulan masa pandemi Corona (Covid-19) yang masih belum usai, santunan tersebut tentu bermanfaat bagi anak yatim. Terutama yang membutuhkan biaya kuota internet untuk sekolah dengan sistem daring (dalam jaringan).

 

Seperti yang dilasakanakan Unit Pengelola Zakat, Infak, Shadaqah (UPZIS) NU-Care Lembaga Amil, Zakat, Infaq, Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Santunan anak yatim ini dilaksanakan di Mushalla Al-Ikhlas Perumahan Palem Nirwana blok F3-22, Desa Dukuhtengah, Ahad (6/9/2020) siang.

 

Ketua Ranting NU Dukuhtengah, H Nasukan mengajak warga Nahdliyyin untuk merapatkan barisan. Hal itu dalam rangka menguatkan solidaritas dalam berbagai kegiatan-kegiatan NU. “Mari kekompakan warga Nahdliyin tetap kita lestarikan dan kita semarakkan. Pesan saya saat kegiatan yasinan, tahlilan, diba’an jangan lupa kirim al-Fatihah untuk Wali Songo dan pendiri NU,” tuturnya.

 

Sementara itu, Ketua UPZIS LAZISNU Ranting Dukuhtengah, Fithroni menyampaikan kegiatan Berbagi Berkah (Beberkah) ini merupakan penyaluran salah satu program LAZISNU Ranting Dukuhtengah  bekerja sama dengan Fatayat NU setempat.

 

“Saat ini kita berbagi berkah bersama anak yatim, dengan memberikan santunan berupa uang tunai dan bingkisan snack. Mudah-mudahan bisa digunakan anak yatim dalam masa pandemi ini, khususnya untuk keperluan belajar online dirumah minimal selama 3 bulan,” katanya kepada NU Online Jatim.

 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dana untuk kegiatan tersebut diantaranya berasal dari Koin NU Peduli yang disebarkan di seluruh ranting. Setiap bulannya memperoleh rata-rata Rp12 juta. Selain itu juga dari hasil penggalangan donasi oleh Fatayat NU ranting, serta donator lainnya.

 

“Perolehan penggalangan donasi terkumpul total sekitar Rp14 juta, sehingga setiap anak mendapatkan santunan sekitar Rp300 ribu. Santunan hari ini diberikan kepada 36 anak yatim, ada juga donatur yang memberikan santunannya langsung kepada anak yatim di lokasi acara,” jelasnya.

 

Fithroni menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan semua pihak yang telah membantu kesuksesan acara santunan anak yatim tersebut.

 

“Kami mengucapkan terimakasih kepada para donatur dan takmir mushalla Al-Ikhlas, semoga amal andasemua diterima oleh Allah SWT. Saya berharap dengan adanya acara seperti ini, warga Dukuhtengah bisa terbiasa dan istiqamah memberikan shadaqah kepada anak yatim setiap bulan Muharram yang merupakan bulannya Allah dan hari rayanya anak yatim,” pungkasnya.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Fatayat NU Dukuhtengah, Nur Hidayati yang berharap kegiatan santunan anak yatim tersebut bisa digelar istiqamah setiap bulan  Muharram.

 

“Kami berharap kedepan kegiatan ini bisa istiqamah, ini baru pertama kali kita bergabung program dengan LAZISNU Ranting Dukuhtengah,” harapnya.

 

Editor: Romza

PWNU Jatim