Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Sejumlah Unsur Nahdlatul Ulama di Bojonegoro Bantu Warga Terdampak Banjir

Sejumlah Unsur Nahdlatul Ulama di Bojonegoro Bantu Warga Terdampak Banjir
Sejumlah elemen NU di Bojonegoro bersinergi bantu warga terdampak banjir. (Foto: NOJ)
Sejumlah elemen NU di Bojonegoro bersinergi bantu warga terdampak banjir. (Foto: NOJ)

Bojonegoro, NU Online Jatim

Curah hujan tinggi membuat sejumlah wilayah di Indonesia terendam banjir. Tidak hanya di Kalimantan Selatan, melimpahnya air juga melanda beberapa titik di Kabupaten Bojonegoro, termasuk Kecamatan Kapas dan Dander.

 

Dalam kondisi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) yang bekerja sama dengan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU), Barisan Ansor Serbaguna Husada (Basada), serta Corp Brigade Pembangunan (CBP), turun lapangan. Mereka bersinergi memberikan bantuan kepada masyarakat setempat berupa bantuan logistik dan kegiatan pembersihan kawasan terdampak banjir.

 

“Kegiatan pembersihan dilaksanakan sebab terjadinya banjir bandang yang menimpa warga di Desa Dander Rabu lalu. Selain itu,  di sepanjang Desa Sukorejo sampai Desa Pacul akan diberi pos-pos bantuan bagi warga yang terdampak banjir,” kata M Rouf Nasrullah, Jumat (23/01/2021).

 

Komandan CBP Kabupaten Bojonegoro tersebut bahwa apa yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian antarmasyarakat untuk saling membantu.

 

“Selain itu, penting juga memperkenalkan organisasi NU kepada masyarakat agar lebih tahu bahwa organisasi ini tidak hanya bergerak di satu bidang yang fokus pada program internal, tetapi juga memasyarakat, salah satunya tanggap bencana ini," ungkap Ndan Rouf, sapaan akrabnya.

 

Rouf juga mengatakan, masyarakat sekitar mengapresiasi dan merespons dengan baik. Bahkan beberapa di antaranya ikut gotong royong saling bahu-membahu membersihkan area masjid.

 

Lebih lanjut, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Balen tersebut berharap agar kader bisa bersinergi. Baik dari Tim Reaksi Cepat baik dari LPBINU, Basada, maupun CBP lebih tanggap terhadap bencana yang terjadi di area Bojonegoro.

 

"Kita harus lebih serius dalam memandang bencana, tidak lain agar dalam menjalankan tugas lebih maksimal lagi. Karenanya dibutuhkan juga sinergi dan solid dari tim reaksi cepat," tegasnya.

 

Kegiatan semacam ini akan terus digaungkan oleh badan maupun lembaga terkait. Tidak hanya banjir saja, namun juga bencana-bencana lainnya termasuk penanggulangan Covid-19.

 

Penulis: Luluk Ni'matul Rohmah

 

 

PWNU Jatim Harlah