Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Sempat Tertunda Satu Bulan, PCNU Probolinggo Resmi Dilantik

Sempat Tertunda Satu Bulan, PCNU Probolinggo Resmi Dilantik
Proses pelantikan PCNU Kabupaten Probolinggo. (Foto: NOJ/AK)
Proses pelantikan PCNU Kabupaten Probolinggo. (Foto: NOJ/AK)

Probolinggo, NU Online Jatim

Covid-19 memang memberi banyak pengaruh terhadap seluruh sendi kehidupan masyarakat. Pengaruh tersebut dsebabkan oleh adanya protokol kesehatan untuk membatasi kerumunan serta pembatasan kegiatan kemasyarakatan dalam menekan angka pertumbuhan penularan Covid-19 tersebut.

 

Hal ini juga dirasakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo. PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2020-2025 yang rencananya akan dilantik pada 20 Desember 2020 harus mengulur waktu untuk mengadakan pelantikan. Acara yang usai diselenggarakan pada Ahad (24/01/2021) tersebut dihadiri oleh sejumlah undangan yang terdiri atas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Probolinggo, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Pimpinan Ranting NU (PRNU), hingga Badan Otonom (Banom ) se-Kabupaten Probolinggo.

 

Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo terpilih, KH Abdul Hamid memaparkan walaupun ada banyak tamu yang hadir, protokol kesehatan tetap berlaku.


"Alhamdulillah, yang hadir 170 orang. Acara diadakan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan," katanya.


Selain itu, mantan Ketua MWCNU Kecamatan Tongas tersebut juga menerangkan bahwa protokol kesehatan yang diberlakukan selama acara berlangsung juga merupakan kerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tongas.


"Kami bekerja sama dengan Puskesmas Tongas untuk penerapan protokol kesehatan dari Covid-19 selama acara berlangsung," terangnya.

 

Di akhir wawancara, Mantan Katib MWCNU Tongas tersebut juga berharap di masa yang akan datang, NU jauh lebih peduli terhadap agenda kemasyarakatan terutama dalam kondisi pandemi seperti saat ini.


"Saya berharap, warga NU ke depan bisa menjadi lebih peduli," pungkasnya.

 

 

Editor: Risma Savhira

Iklan promosi NU Online Jatim