Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Sempurnakan Basis Data Organisasi, NU Sidoarjo Bakal Luncurkan KartaNU Serentak

Sempurnakan Basis Data Organisasi, NU Sidoarjo Bakal Luncurkan KartaNU Serentak
Panitia Kartanu PCNU Kabupaten Sidoarjo melakukan sosialisasi dalam acara rapat rutinan Forsil MWCNU se-Kabupaten Sidoarjo beberapa waktu lalu. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
Panitia Kartanu PCNU Kabupaten Sidoarjo melakukan sosialisasi dalam acara rapat rutinan Forsil MWCNU se-Kabupaten Sidoarjo beberapa waktu lalu. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengirimkan surat edaran kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia melalui surat edaran Nomor 4047/C.I.034/10/2020 tentang Pembuatan Kartu Anggota NU (KartaNU) Nasional.

 

Dalam surat edaran tersebut, PBNU menyerukan kepada seluruh warga NU untuk melakukan pendaftaran dan membuat KartaNU yang berbasis Sistem Informasi Strategis NU (SISNU) ini di daerahnya masing-masing secara online.

 

Untuk menyukseskan program ini, PCNU Kabupaten Sidoarjo dalam waktu dekat akan meluncurkan KartaNU secara serentak bagi warga nahdliyin di seluruh Kabupaten Sidoarjo.

 

“Kartu ini sebagai bentuk identitas warga nahdliyin secara administrasi. Oleh karena itu harapan saya kepada seluruh warga jamiyah NU hendaknya juga melengkapi diri secara administrasi. Yaitu terekam dan tercatat di dalam administrasi jamiyah NU,” kata Ketua PCNU Sidoarjo KH Maskhun kepada NU Online Jatim, Jum’at (05/02/2021).

 

Dirinya menegaskan, apabila KartaNU ini nanti ada manfaatnya. Seperti yang disampaikan oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari yang dituangkan dalam qonun asasi.

 

“Kaitannya dengan KartaNU ini, siapapun yang menjadi anggota NU dan punya Kartanu Insya Allah barokah, karena berkat doanya Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari. Barokah itu adalah bagian dari hikmah, artinya ketika melaksanakan sesuatu meskipun ada hikmahnya, tetapi jangan semata-mata mencari hikmah,” tegas Kiai Maskhun.

 

Kiai Maskhun berpesan kepada warga NU agar tidak berharap manfaat atau keuntungan yang  didapatkan jika memiliki KartaNU. Karena siapapun yang memliki Kartanu, pasti ada barokahnya atau hikmahnya di kemudian hari.

 

“Seperti kita punya KTP, manfaatnya banyak sekali dan kemana-mana kita membawanya. KartaNU juga nanti begitu, suatu kerika akan banyak dibutuhkan. Contohnya ketika saya akan menyekolahkan anak saya pernah mendapatkan potongan biaya dengan syarat menunjukkan KartaNU,” ungkapnya.

 

Dijelaskannya, bahwa KartaNU adalah sebagai bukti keanggotaan NU, Kiai Maskhun berharap seluruh warga NU bisa menyukseskan program ini.

 

“Semua warga NU nantinya diharapkan memiliki bukti keanggotaan NU berupa KartaNU. Warga NU di Sidoarjo adalah mayoritas, dan yang punya KartaNU masih sedikit,” terang Kiai Maskhun.

 

Sementara itu, Ketua Panitia KartaNU PCNU Sidoarjo, H Sudirman Ali memaparkan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan beberapa hal, diantaranya melakukan sosialisas Kartanu kepada seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di tingkat kecamatan dan mendapatkan respon yang positif.

 

“MWC juga sudah menyetorkan calon nama-nama admin Kartanu di wilayahnya dan kemarin sore sudah kita daftarkan di PBNU, karena setiap kecamatan harus ada satu orang admin. Besuk Ahad rencananya mereka akan kita Bimtek,” ujarnya.

 

Wakil Ketua PCNU Sidoarjo tersebut mengemukakan, usai Bimbingan Teknis (Bimtek) di kantor PCNU akan dilanjutkan dengan Bimtek di masing-masing kecamatan yang pesertanya adalah relawan-relawan di tingkat ranting atau desa dan sifatnya akan jemput bola. Adapun targetnya minimal 300 ribu KartaNU se-Kabupaten Sidoarjo, biayanya pun sangat murah dan sebagian keuntungan akan disisihkan untuk jariyah pembangunan Masjid NU di Lingkar Timur

 

“Pencetakan KartaNU nantinya dalam kontrol PCNU, admin di tingkat MWC dan ranting tugasnya hanya melakukan verifikasi data. Diantaranya ke-NU-an pemohon, karena sekarang banyak yang mengaku NU, harapannya data base KartaNU bisa digunakan oleh PCNU untuk merumuskan beberapa program prioritas kedepan,” pungkasnya.

 

 

Editor: Risma Savhira

F1 Promosi Iklan