Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Siapkan Kader Militan, Ansor di Sumenep Gelar PKD

Siapkan Kader Militan, Ansor di Sumenep Gelar PKD
Suhaidi, Ketua PAC GP Ansor Bluto, saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan PKD IV, di Auditorium Kantor MWCNU Bluto. (Foto: NOJ/Habib).
Suhaidi, Ketua PAC GP Ansor Bluto, saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan PKD IV, di Auditorium Kantor MWCNU Bluto. (Foto: NOJ/Habib).

Sumenep, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) IV. Acara yang digelar selama dua hari sejak Jum'at-Sabtu (12-13/02/2021) ini dipusatkan di Auditorium Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bluto.

 

Suhaidi menyampaikan, PKD ini dilaksanakan dalam rangka mencetak kader yang militant supaya dapat berkhidmat untuk Ansor secara khusus, dan NU secara umum. “Mengingat Ansor adalah generasi muda NU yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di masa depan," katanya.

 

Instruktur Pelatihan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Sumenep ini menambahkan, bahwa berkhidmat di Ansor hendaknya seperti pisang. Dapat berbuah tidak mengenal musim, baik musim kemarau ataupun musim hujan. Selain itu, buahnya satu sama lain saling menguatkan sehingga tidak berguguran.

 

"Oleh karena itu, menjadi kader Ansor tidak mengenal waktu dan tempat. Kapan dan dimana saja ia dibutuhkan, selalu siap dan tanpa penolakan. Aktif pun bukan karena sebab tertentu," ujarnya.

 

Ketua PAC GP Ansor Bluto ini menambahkan, mengabdi di Ansor jangan seperti buah mangga, yang berbuah ketika musim saja. Selain itu, buahnya banyak yang gugur sebelum waktunya.

 

"Dalam pemaknaannya, aktifnya di Ansor hanya musiman. Aktif ketika ada momentum tertentu, tapi menghilang ketika tidak ada momentum atau hal-hal yang diinginkan," jelasnya.

 

Alumni Universitas Islam Malang itu juga menyebutkan, bahwa dalam berkegiatan tidak perlu mempersoalkan dana. Yakinilah bahwa karena barokah muassis dana tersebut akan didapat. "Apalagi saat ini (di Sumenep) ada Baitul Maal wa Tamwil (BMT) yang mengalokasikan dananya untuk pengembangan NU. Selain itu, kita juga bisa membiayai secara swadaya," imbuhnya.

 

Sementara itu, Syarifan Nahdli menuturkan, bahwa kepesertaan dalam PKD tersebut sedikitnya diikuti puluhan peserta. "Sedangkan pelaksanaan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. Mengingat saat ini sedang masa pandemi," tutur Ketua Panitia PKD-IV PAC GP Ansor Bluto ini.

 

Pria yang juga Kepala Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) Bluto ini mengatakan, bahwa PKD IV PAC GP Ansor Bluto tidak hanya di ikuti oleh peserta internal Bluto.

 

"Akan tetapi juga diikuti oleh peserta eksternal Bluto, meliputi Lenteng, Saronggi, Masalembu, dan bahkan dari Pamekasan," tambahnya.

 

Sedangkan terkait pembiayaan, kegiatan ini dilakukan atas swadaya kader dan donatur dari beberapa pihak, baik yang berbentuk materi ataupun non-materi. "Semoga pelaksanaan PKD IV PAC GP Ansor Bluto ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar," pungkasnya.

 

 

Untuk diketahui, acara yang mengusung tema "Khidmah Ansor Menyambut Indonesia Emas dan An-Nahdlah Ats-Tsaniyah" ini dibuka oleh Muzanni, Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Sumenep.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim