Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Siti Mukiyarti, Sekretaris Muslimat NU Trenggalek yang Jadi Wakil Rakyat

Siti Mukiyarti, Sekretaris Muslimat NU Trenggalek yang Jadi Wakil Rakyat
Prosesi pengukuhan Hj Siti Mukiyarti sebagai anggota DPRD Jatim. (Foto: NOJ/LIm)
Prosesi pengukuhan Hj Siti Mukiyarti sebagai anggota DPRD Jatim. (Foto: NOJ/LIm)

Surabaya, NU Online Jatim

Suratan takdir kadang di luar dugaan. Tugas manusia hanya mengikuti garis hidup yang ada, sembari tentu saja terus bersyukur atas nikmat yang diterima.

 

Pandangan tersebut mungkin tepat bila disematkan kepada Hj Siti Mukiyarti. Betapa tidak, sebelumnya tidak menyangka akan menjadi wakil rakyat, akhirnya dilantik sebagai anggota DPRD Jatim, Jumat (30/04/2021).

 

Hj Siti Mukiyarti resmi diambil sumpah jabatan menggantikan KH Kusni yang meninggal dunia. Dan prosesi sakral tersebut digelar dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim.

 

Sekadar diketahui bahwa Hj Siti Mukiyarti adalah Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Trenggalek. Dia adalah calon anggota legislatif PKB dari daerah pemilihan Jatim IX dengan perolehan suara setingkat di bawah mendiang Kiai Kusni.

 

"Perolehan suaranya persis di bawah Kiai Kusni," terang Fauzan Fuadi.

 

Disampaikan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Jatim tersebut bahwa dengan masuknya Siti Mukiyarti, maka menunjukkan tingginya keterwakilan perempuan di Indrapura.

 

"Yang pasti kami bergembira, karena jumlah srikandi kami bertambah lagi satu orang," ucap Fauzan.

 

Menurutnya, masuknya Hj Siti Mukiyarti di Fraksi PKB ini juga menjadi harapan untuk partainya semakin dekat dengan kalangan Muslimat NU terutama di Kabupaten Trenggalek.

 

"Mudah-mudahan dengan dilantiknya beliau semakin mendekatkan Muslimat NU di Trenggalek dengan PKB," harapnya.

 

Misi Khusus

Ditemui NU Online Jatim, Hj Siti Mukiyarti punya misi khusus untuk melakukan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. 

 

"Itu secara otomatis kami bawa. Bagaimana kami harus menjaga amanah dan aspirasi dari masyarakat Kabupaten Trenggalek. Pemberdayaan perempuan dan juga perlindungan anak, insyaallah seluruh aspirasi ini akan kami kawal," katanya. 

 

Ia melanjutkan, permasalahan yang ditimbulkan akibat dampak Covid-19 memang cukup luas dan dalam.

 

"Misalnya dampak ekonomi yang menjadikan kemiskinan perempuan bertambah, sehingga bisa berdampak pada munculnya kekerasan kepada perempuan termasuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) baik fisik maupun psikis," jelasnya.

 

Sebagai aktivis perempuan dari Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Fatayat NU hingga Muslimat NU, permasalahan ini menjadi perhatian khusus bagi dirinya. 

 

"Kami bersyukur setelah dilantik menjadi DPRD Jatim berada di Komisi E bidang kesejahteraan masyarakat. Sehingga perhatian terhadap perempuan dan anak dapat langsung ditangani," pungkasnya.

Bank Jatim (31/7)