Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

SMK Krian 2 Sidoarjo Gandeng LAZISNU Kelola Dana Umat

SMK Krian 2 Sidoarjo Gandeng LAZISNU Kelola Dana Umat
SMK Krian 2 menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) tata kelola Zakat, Infak, Shadaqah bekerjasama dengan NU Care-LAZISNU Kabupaten Sidoarjo, Senin (03/05/2021). (Foto: NOJ/LYR)
SMK Krian 2 menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) tata kelola Zakat, Infak, Shadaqah bekerjasama dengan NU Care-LAZISNU Kabupaten Sidoarjo, Senin (03/05/2021). (Foto: NOJ/LYR)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Di bulan suci Ramadlan ini, semua umat muslim disibukkan dengan amal kebaikan, termasuk dengan niatan mulia lembaga pendidikan SMK Krian 2, Kabupaten Sidoarjo dalam pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah yang baik dan benar menurut syariat Islam.

 

Bekerja sama dengan NU Care-Lembaga Amil, Zakat, Infaq, Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Sidoarjo, SMK Krian 2 menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tata kelola Zakat, Infaq, Shadaqah sekaligus pengesahan Jaringan Pengelola Zakat, Infaq, Shadaqah (JPZIS) SMK Krian 2.

 

Bimtek ini dipusatkan di mushala SMK Krian 2, Senin (03/05/2021) dengan menghadirkan pengurus NU Care-LAZISNU Sidoarjo sebagai narasumber. Diikuti oleh beberapa dewan guru, siswa OSIS, dan siswa Remaja Masjid SMK Krian 2.

 

"Kami bermitra dengan LAZISNU dikarenakan kami melihat ada kesamaan visi-misi dengan sekolahan kami, yakni bertekad menjadi lembaga pengelola dana masyarakat (zakat, infaq, shadaqah, wakaf, CSR, dan lainnya) yang didayagunakan secara amanah dan profesional untuk kemandirian umat," kata Kepala Sekolah SMK Krian 2, Indra Wahyu Suliswanto.

 

Sementara itu, Ustadz Luqman Hakim, Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) NU Care-LAZISNU Sidoarjo, selaku narasumber memaparkan tentang amil Zakat, Infaq, Shadaqah (ZIS) dan kenapa harus dibentuk amil syar'i.

 

“Tidak lain untuk menjadikan pengolahan dana umat ini agar tepat sasaran berlandaskan syariat agama Islam dan mengikuti undang-undang negara. Perbedaan amil dan panitia, kalau amil mewakili mustahiq (penerima zakat) sedangkan panitia mewakili muzakki (orang yang berzakat),” papar Ustadz Luqman, sapaan akrabnya.

 

Menurut pandangannya, pertanggung jawaban sebagai amil lebih aman dari pada panitia yang rentan dengan belum terlaksananya kewajiban muzakki, kondisi barang, maupun waktu.

 

“Kenapa memilih LAZISNU? Karena sudah terbukti dalam membangun kemaslahatan umat secara agama maupun dalam membangun bangsa bernegara,” sambungnya.

 

Sementara itu, Ketua JPZIS SMK Krian 2, M Hamdan Habibi menegaskan, setelah menerima Surat Keputusan (SK) JPZIS, pihaknya akan segera melaksanakan pentasharufan zakat siswa SMK Krian 2.

 

“Kami berharap bisa mengemban amanah dengan profesional dalam penyaluran zakat, infaq, dan shadaqah atau dana umat ke arah yang bermanfaat dan tepat,” tegas guru Agama Islam yang juga Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Sukodono tersebut kepada NU Online Jatim. 

 

Usai Bimtek, acara dilanjutkan dengan baiat pengurus JPZIS SMK Krian 2 yang dipimpin oleh Sekretaris NU Care-LAZISNU Sidoarjo Chasib Hizbullah dan dilanjutkan penyerahan SK JPZIS SMK Krian 2.

 

Editor: Risma Savhira

F1 Promosi Iklan