Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Soto Madura Khas Sampang yang Bikin Kangen Kampung Halaman

Soto Madura Khas Sampang yang Bikin Kangen Kampung Halaman
Soto Madura khas Sampang yang menggeoda selera. (Foto: NOJ/RKi)
Soto Madura khas Sampang yang menggeoda selera. (Foto: NOJ/RKi)

Sampang, NU Online Jatim

Salah satu kuliner favorit saat lebaran di Sampang masih tetap Soto Madura. Hal ini juga yang membuat perantau harus mudik pada momentum lebaran seperti saat ini. Kendati banyak soto tersedia di tempat bekerja, namun tetap ada yang membedakan, termasuk menikmati kuliner bersama keluarga dan kerabat. 

 

Selain dikenal sebagai kuliner khas, Soto Madura dengan ciri khas Sampang merupakan makanan yang tidak bisa dihilangkan dan seolah menjadi menu wajib untuk disajikan pada kegiatan tertentu terutama saat lebaran. 

 

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Yordanis, warga jalan Semeru Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang. Bahwa dirinya mengaku setiap lebaran selalu menyajikan menu wajib soto Madura selain menu yang lain.

 

“Sebab selain mempunyai cita rasa yang khas, juga sangat pas dengan selera keluarga maupun kerabat yang sedang berkunjung. Selain itu bahan bakunya tidak sulit didapat,” katanya, Senin (17/05/2021).

 

Demikian juga pengakuan dari Rum 47 warga jalan Melati Kelurahan Dalpenang, menurutnya dari makanan ringan yang disajikan, soto Madura menjadi menu wajib.

 

“Setiap lebaran saya selalu menyiapkan soto Madura lengkap dengan cenge rasa variatif untuk para tamu,” ungkapnya. Bahkan sampai jelang hari ketujuh lebaran, semua menu khas Sampang disediakannya, lanjutnya.

 

Lain lagi ungkapan para perantau maupun pendatang yang sedang berlebaran di Sampang. Hamim Tohir warga jalan Panglima Kelurahan Dalpenang yang sedang merantau di Surabaya mengaku sangat rindu dengan kuliner khas daerahnya.

 

“Jadi ada yang kurang kalau kemudian belum menyicipi soto Madura selama mudik,” katanya.

 

Dirinya sengaja menyediakan sendiri makanan favorit tersebut di rumahnya karena pernah kecewa saat lebaran beberapa tahun silam. Pasalnya pada hari pertama lebaran para penjual soto khas sedang tidak buka.

 

“Saya sudah mencari di banyak tempat, namun tidak ada yang jual. Akhirnya terpaksa membeli bahan sendiri,” kenangnya.

 

Ditambahkan kerinduan untuk menikmati soto Madura sebenarnya bisa terobati saat tinggal di Surabaya. Di sejumlah kawasan ada saja restoran maupun warung yang menyajikan menu tersebut.

 

“Tapi bercengkarama dengan sahabat dan kerabat adalah nilai yang tidak didapat saat ada di kawasan rantau,” teganya.

 

Rasa penasaran juga disampaikan Wiwik Suryani warga Pasuruan yang sedang berlebaran di Sampang. Dirinya mengaku setiap kali berkunjung ke Sampang terutama saat lebaran yang diburu adalah soto Madura.

 

“Awalnya tidak terlalu tertarik, setelah mencoba untuk merasakan ternyata enak dan unik mas,” tandasnya.

F1 Promosi Iklan