Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Taat Protokol, Santunan Yatim LAZISNU Jatim Dilakukan Bertahap

Taat Protokol, Santunan Yatim LAZISNU Jatim Dilakukan Bertahap
Santunan anak yatim NU Care-LAZISNU Jatim dengan PT Siantar Top. (Foto: NOJ/Afif)
Santunan anak yatim NU Care-LAZISNU Jatim dengan PT Siantar Top. (Foto: NOJ/Afif)

Surabaya, NU Online Jatim

Suasana pengajian rutin bulan Ramadlan 1442 H di kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur tampak berbeda pada Senin (26/04/2021) sore lalu. Sebelumnya, peserta pengajian didominasi oleh para pengurus dan aktivis lembaga dan badan otonom yang ada di lingkungan PWNU Jawa Timur. Namun Senin sore itu sebagian besar peserta kajian adalah anak-anak yatim yang dihadirkan dari dua panti asuhan di kawasan Kecamatan Pagesangan dan Wonocolo, Surabaya.

 

Setelah memasuki area Kantor PWNU Jawa Timur, mereka diarahkan untuk memasuki Aula KH Bishri Syansuri secara bergantian dan duduk rapi dengan jarak satu meter. Sesaat kemudian, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur Dr H Hasan Ubaidillah hadir dan memberikan santunan secara simbolis, didampingi Ketua NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur, A Afif Amrullah, dan perwakilan dari PT Siantar Top, Dewi, yang bekerja sama dalam kegiatan tersebut.

 

Menurut Afif, sapaan akrabnya, pihaknya sengaja menghadirkan 50 anak yatim untuk menyukseskan pengajian rutin PWNU Jawa Timur sekaligus mengawali program Ramadlan Bangkit Bersama anak yatim yang digagas NU Care-LAZISNU.

 

“Ramadlan tahun ini, NU Care-LAZISNU mengangkat tema Ramadlan Bangkit Bersama. Artinya kami mengajak kepada semua elemen bangsa untuk bangkit dari pandemi dengan meningkatkan kepedulian pada sesama, utamanya pada anak yatim dan kaum dluafa yang memang butuh sentuhan dan uluran tangan,” jelas Afif, sapaan akrabnya.

 

Pada kegiatan tersebut 50 anak yatim yang hadir mendapatkan bantuan berupa makanan buka puasa, bingkisan alat tulis dan uang saku.

 

“Selama Ramadlan kami targetkan bisa membantu 500 anak yatim. Tapi karena masih salam situasi pandemi, kegiatan kami lakukan bertahap dengan peserta maksimal 50 orang per kegiatan dan sebagian besar tim kami yang mendatangi panti asuhan,” tambah Afif.

 

Afif menjelaskan, bantuan ini berasal dari donatur dan PT Siantar Top yang selama ini sudah bekerja sama dengan NU Care-LAZISNU Jawa Timur. Pada hari-hari berikutnya, kegiatan serupa akan dilaksanakan di beebrapa panti asuhan lain di Surabaya, Sidoarjo dan Malang.

 

Ia pun memberi kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk bergabung dalam gerakan Ramadhan Bangkit Bersama. Donatur dipersilakan untuk memilih paket bantuan apa yang diinginkan, bersama-sama melakukan pendistribusian, ataupun dipercayakan sepenuhnya kepada NU Care-LAZISNU Jawa Timur.

 

Editor: Risma Savhira

F1 Promosi Iklan