Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Tahun 2020, LAZISNU Banyuwangi Kumpulkan Dana Rp 92 Miliar

Tahun 2020, LAZISNU Banyuwangi Kumpulkan Dana Rp 92 Miliar
Rapat tiga bulanan yang diadakan NU Care-LAZISNU Kecamatan/ Kabupaten Banyuwangi, Ahad (24/01/2021). (Foto: NOJ/ M Sholeh Kurniawan).
Rapat tiga bulanan yang diadakan NU Care-LAZISNU Kecamatan/ Kabupaten Banyuwangi, Ahad (24/01/2021). (Foto: NOJ/ M Sholeh Kurniawan).

Banyuwangi, NU Online Jatim

Segenap pengurus NU Care - Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan/ Kabupaten Banyuwangi menggelar pertemuan setiap tiga bulan sekali secara rutin. Kegiatan triwulanan kali ini dilaksanakan di balai pertemuan Masjid Nur Yasin Fatimah, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, Ahad (24/01/2021).

 

Ketua NU Care - LAZISNU Kecamatan Banyuwangi H Kasiyanto meyakinkan pertemuan tiga bulanan merupakan bagian dari langkah penguatan soliditas kekuatan pengurus UPZIS - LAZIS Ranting NU se-Kecamatan Banyuwangi.

 

Ditambah media silaturahim tersebut mampu menghasilkan kesepakatan-kesepakatan langkah inovatif untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia dan alam di Kecamatan Banyuwangi.

 

"Karena harus diakui karakteristik tipologi potensi ranting-ranting. Dimana ada banyak tersebar donatur, ladang usaha, dan sektor bisnis lainnya yang bisa digarap dan digerakkan oleh pengurus ranting," terang Kasiyanto.

 

Sementara itu, Ketua MWCNU Kecamatan Banyuwangi H Akhmad Musollin mendorong seluruh pengurus LAZISNU di tingkat ranting mampu bersinergi dan berkolaborasi. Baik dalam konteks sinergi di lintas internal pengurus ataupun lintas eksternal, konkritnya adalah pemerintah.

 

"Dengan soliditas dan kesadaran pengurus dalam hal sinergi ini mampu menjaga semangat juang berkhidmat di NU melalui LAZIS ini. Konsepnya zamannya adalah saling sinergi dan kolaborasi di saat ekosistem perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih," jelas H Musollin.

 

Terkahir menutup sambutannya, ia mendoakan seluruh pengurus NU yang terus berkiprah senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan.

 

"Dengan keikhlasan kita berjuang melalui NU, insyaallah senantiasa diberikan keberkahan rezeki di dalam keluarga kita masing-masing. Dan semoga seluruh pengurus senantiasa diberikan kesehatan di tengah suasana pagebluk seperti sekarang ini," harap H. Musollin menutup keterangannya.

 

Menyambut pesan dalam kolaborasi, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sri Widiyanto menghimbau agar pengurus LAZISNU terus memberikan program upgrade pendataan, khususnya masyarakat miskin di masing-masing kelurahan. Supaya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) lebih real dan update.

 

"Apalagi kepada siswa dan siswi yang memiliki kecerdasan tapi kurang beruntung. Pengurus LAZISNU bisa bersinergi dalam upgrade pendataan untuk penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari pemerintah," terang Widiyanto menjelaskan.

 

"Kasus yang pernah terjadi adalah terdapat penerima bantuan kemiskinan, tetapi realitas penerima tersebut memiliki dua mobil dan rumah keramik. Semoga dengan adanya sinergi ini, kejadian serupa di tahun ini dan selanjutnya tidak akan pernah terjadi, dikarenakan ada upgrade data dari pengurus LAZIS," terang dia menutup keterangannya.

 

Setahun Kumpulkan Rp 92 Miliar

Ketua PC LAZISNU Kabupaten Banyuwangi Imron Rosyadi menyampaikan rapot pelaksanaan data kinerja pengurus LAZIS di masing-masing ranting yang ada di Kecamatan Banyuwangi.

 

Pihaknya meminta agar terus ditingkatkan pengabdian pengurus di NU melalui LAZIS. Pasalnya, ada banyak tugas kemanusiaan yang penting untuk terus dikerjakan agar dapat menebar kemanfaatan kepada manusia lainnya.

 

"Tahun 2020 NU Care-LAZISNU Kabupaten Banyuwangi berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 92,2 Miliar. Angka tersebut berasal dari zakat mal Rp 577,9 juta, zakat fitrah Rp 8,5 Miliar, infak tidak mengikat Rp 776,3 juta, dan hewan kurban Rp 82,3 Miliar," ujarnya.

 

 

"Saya rasa sangat mampu, tahun ini prestasi kita harus ditingkatkan kembali. Dengan didukung secara penuh oleh pengurus atas konsistensi menjalankan program kerja dan pelaporan keuangan setiap periode berjalan," sambung Imron menutup penjelasannya.

 

Pertemuan pagi itu diawali dengan pembacaan tahlil pendek yang pahalanya teruntuk pendiri NU. Sementara di akhir kegiatan pengurus terlihat membagian papan nama LAZISNU untuk ditempelkan di masing-masing Ranting UPZIS LAZISNU.

 

Editor: Romza

PWNU Jatim Harlah