Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Tak Sekadar Seremonial, Agustus Sarana Mengingat Perjuangan Pendahulu

Tak Sekadar Seremonial, Agustus Sarana Mengingat Perjuangan Pendahulu
Peringatan HUT-RI hendaknya tidak sekadar rutinitas. (Foto: NUO/Ant)
Peringatan HUT-RI hendaknya tidak sekadar rutinitas. (Foto: NUO/Ant)

Sumenep, NU Online Jatim 

Bulan Agustus merupakan saat penuh kesakralan bagi Nahdliyin di seluruh Indonesia. Di mana para founding father dan ulama NU  mendeklarasikan diri dari belenggu penjajah.

 

Berangkat dari fakta sejarah tersebut, pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Guluk-guluk Sumenep menggelar 'Haul Kemerdekaan, Tasyakuran Kantor Baru, dan Shalawat Kemerdekaan'. Kegiatan dipusatkan di halaman antor setempat pada Kamis (6/8) malam.

 

Kiai M Ainul Yaqin mengutarakan bahwa kegiatan ini bagian dari napak tilas dalam menjaga ukhuwah an-Nadhliyah dan memperkuat jamiyah sebagai organisasi diniyah dan ijtimaiyah. 

 

Rais MWCNU Guluk-Guluk tersebut menjelaskan bahwa di bulan Agustus sejatinya merefleksi ulang tentang kisah para ulama NU yang berjuang mati-matian demi tegaknya sang merah putih.

 

"Mari kita belajar kepada spirit perjuangan para almarhumin yang rela mati demi NKRI khususnya almaghfurlah KH Abdullah Sajjad yang wafat saat agresi Belanda," jelasnya. 

 

Sedangkan KH Md Widadi Rahim mengajak kepada Nahdliyin untuk mengingat kembali perjuangan muassis NU. Di mana selalu berijtihad dan berikhtiar dalam rangka menjaga nilai-nilai Islam Ahlu Sunnah waljama’ah an-Nadhliyah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Ketua MWCNU Guluk-guluk tersebut mengajak kepada Nahdliyin untuk selalu istikamah menjaga keutuhan bangsa dan negara dengan mempererat ukhuwah an-Nadhliyah, islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah.

 

"Semoga dengan adanya acara ini seluruh warga di Kecamatan Guluk-guluk tidak memecah belah persaudaraan dan saling mengingatkan satu sama lain termasuk tidak termakan berita hoaks yang saat ini mampu mengadu domba antar sesama anak bangsa," harapnya. 

 

Ratusan masyarakat membanjiri halaman kantor MWCNU. Semakin malam, masyarakat semakin berbondong sembari menyaksikan pagelaran kesenian gambus.

Turut hadir pula Camat Guluk-guluk dan segenap jajaran pengurus MWCNU, lembaga, dan badan otonom NU. 

Acara di awali dengan istighotsah, tahlil kepada tokoh NU, dan shalawat kemerdekaan bersama OG Mayami Jember pimpinan Kiai Faishol As'ad.
 

Iklan promosi NU Online Jatim