Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Tempat Ibadah di Lokasi Banjir Jombang Terima Bantuan dari Sidoarjo

Tempat Ibadah di Lokasi Banjir Jombang Terima Bantuan dari Sidoarjo
Bantuan diberikan mahasiswa Unusida dan LAZISNU Sidoarjo bagi perbaikan rumah ibadah di Jombang. (Foto: NOJ/ Rachmad S)
Bantuan diberikan mahasiswa Unusida dan LAZISNU Sidoarjo bagi perbaikan rumah ibadah di Jombang. (Foto: NOJ/ Rachmad S)

Sidoarjo, NU Online Jatim 

Hingga kini suasana bencana masih terasa di berbagai daerah. Curah hujan tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Jawa Timur mengalami banjir bandang, termasuk terhentinya aktivitas masyarakat. Kondisi ini menjadi perhatian khusus lembaga dan mahasiswa.

 

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) dan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdaltul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Sidoarjo  bergerak . Yang dilakukan dengan pentasharufan 10 pil cat tembok untuk masjid dan mushala yang ada di Dusun Prayungan, Gondang, Bandar Kedungmulyo, Jombang, Sabtu (27/02/2021).

 

Mereka turun ke lokasi tempat beribadah yang terdampak bencana, waktu lalu demi kenyamanan beribadah. Gerakan tersebut juga dilakukan oleh Slamet Mudi selaku kordinator Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Bandar Kedungmulyo dan juga pelopor gerakan renovasi tempat ibadah. Bantuan dari relawan yang turun kebanyakan berupa bahan pokok dan baju.

 

"Dari Unusida bantuan ini kami berikan dalam bentuk cat untuk masjid dan mushalla terdampak demi kemaslahatan umat agar tetap bisa beribadah," kata Tita, kordinator kegiatan.

 

Ia menambahkan, untuk aksi lalu banyak yang mendonasikan baju layak pakai dan hasilnya keseluruhan berikan ke warga Nganjuk yang terdampak bencana longsor  karena sangat membutuhkan.

 

Hal yang sama juga disampaikan Muhammad Choiron selaku perwakilat PC  LAZISNU  Kabupatrn Sidoarjo. Bantuan cat tembok ini merupakan tindak lanjut dari bantuan sebelumnya berupa sembako dan uang tunai. Karena keadaannya sudah berubah akan tetapi bentuknya yg berbeda.

 

"Bantuan sekarang dikhususkan untuk kepentingan fasilitas umum berupa masjid dan mushala yg telah terendam banjir. Maka Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo memberi bantuan berupa cat tembok sesuai dengan permintaan LAZISNU Jombang," katanya.

 

Selain itu Slamet Mudi yang merupakan kordinator Lembaga Ta'mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) menjelaskan, pengecatan tersebut dilaksanakan pada delapan titik tempat ibadah.

 

Perbaikan lebih kepada pengecatan, renovasi pompa air yang rusak, plafon, dan pengadaan sarana prasarana untuk beribadah. Juga bantuan karpet, Al-Qur’an dan beberapa perabotan lain.

 

“Saat ini kita juga bergerak dan gandeng seluruh elemen khususnya badan otonom NU meliputi Gerakan Pemuda Ansor, IPNU-IPPNU, Fatayat, Muslimat NU dan MWCNU Bandar Kedungmulyo,” ucap Slamet.

 

Lebih jauh pihaknya menambahkan, tidak hanya terkait pengadaan di tempat ibadah, juga di pendidikan. Khsusnya mengenai  sarana untuk tempat pendidikan seperti sekolah, alat tulis dan buku sehingga donasi tetap dibuka.

 

“Alhamddulillah waktu lalu kita sudah mentasarufkan ribuan alat pendidikan, alat tulis dan lain-lain ke dua desa yakni Desa Bandar Kedungmulyo maupun Gondangmanis,” paparnya.

 

Sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, pihaknya juga berharap adanya jalan keluar dari pihak pemerintah. Sehingga masyarakat tidak khawatir apabila terjadi curah hujan tinggi bahkan di luar prediksi.

 

Penulis: Rachmad Salam

Iklan promosi NU Online Jatim