Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Terpilih Aklamasi, Alumni Sukorejo Situbondo ini Pimpin Ansor Sumenep

Terpilih Aklamasi, Alumni Sukorejo Situbondo ini Pimpin Ansor Sumenep
K. Qumri Rahman, Ketua terpilih PC GP Ansor Sumenep saat memberikan sambutan dan pernyataan kesiapan di hadapan peserta Konfercab, Sabtu (24/10/2020). (Foto: NOJ/ Habiburrahman).
K. Qumri Rahman, Ketua terpilih PC GP Ansor Sumenep saat memberikan sambutan dan pernyataan kesiapan di hadapan peserta Konfercab, Sabtu (24/10/2020). (Foto: NOJ/ Habiburrahman).

Sumenep, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumenep telah tuntas menghelat Konferensi Cabang (Konfercab), Sabtu (24/10/2020). Konfercab IX tersebut dipusatkan di Pesantren Assadad, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep.

 

Hadir dalam acara ini Gus Syafiq Syauqi Ketua PW Ansor Jawa Timur, M Mahdi Khered Wakil Ketua Bidang Cyber dan ITE PW Ansor Jatim, Musaffa' Safril Wakil Ketua Bidang Ekonomi, Koperasi dan Pengembangan UKM PW Ansor Jatim dan Miftahul Munir Wakil Sekretaris PW Ansor Jatim.

 

Dalam Konfercab yang mengusung tema "Menyatukan Jama'ah untuk Harakah An-Nahdliyah" tersebut, siding pleno pemilihan dipimpin Musaffa' Safril dan Miftahul Munir. Keduanya adalah ketua dan sekretaris siding pleno pemilihan.

 

Permusyawaratan tertinggi GP Ansor Cabang Sumenep tersebut akhirnya memutuskan K Qumri Rahman untuk menakhodai GP Ansor ujung timur pulau madura tersebut untuk empat tahun ke depan. Ia terpilih secara aklamasi setelah  24 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 264 Pimpinan Ranting (PR) menyatakan dukungan kepadanya.

 

"Karena seluruh peserta sidang telah menyatakan dukungannya kepada Sahabat K Qumri Rahman, maka dia kami putuskan terpilih untuk menjadi Ketua PC GP Ansor Sumenep masa khidmat 2020-2024," ujar Musaffa' saat memimpin siding pleno.

 

Sementara itu, K Qumri Rahman dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai Ketua PC GP Ansor terpilih menyampaikan, bahwa organisasi besar adalah wadah yang diisi dan digerakkan oleh orang-orang besar.

 

"Kita tahu, bahwa Sahabat M Muhri, Abd Wasid dan Rasidi adalah orang-orang besar dan hebat. Tentunya beliau telah banyak berjasa kepada Ansor Sumenep di kepemimpinan sebelumnya. Karenanya, kita berkumpul dan berdoa bersama, semoga beliau-beliau diberikan kesehatan lahir dan batin, serta mendapat keberkahan dari masayikh NU," ucapnya.

 


 

Ketua PC Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDSRA) Sumenep masa khidmat 2016-2020 tersebut juga mengatakan, bahwa kader Ansor semuanya akan menjadi orang yang dhalim apabila kegiatan-kegiatan Ansor di PR dan PAC dianggap selesai berbarengan dengan selesainya kepemimpinan M. Muhri kemarin. Jika tidak mau dikatakan sebagai orang dhalim, maka kegiatan Ansor di akar rumput tidak akan pernah berhenti hingga hari kiamat.

 

"Apakah sahabat-sahabat sanggup? Jika sahabat-sahabat sanggup, maka izinkan saya alumni Pesantren Sukorejo, Asembagus, Situbondo yang mendapatkan amanah dari Hadratussyekh KH As'ad Samsul Arifin yang berbunyi: "Jika santri saya keluar dari NU, maka ia tidak akan diakui sebagai santri di dunia dan akhirat". Karena dawuh beliaulah, saya siap dhahir dan batin untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Ansor Sumenep, bersama sahabat-sahabat semuanya," pungkasnya.

 

Editor: Romza

PWNU Jatim Harlah