Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Tiga Kecamatan Banjir, NU Kabupaten Pasuruan Dirikan Delapan Dapur Umum

Tiga Kecamatan Banjir, NU Kabupaten Pasuruan Dirikan Delapan Dapur Umum
Proses penyaluran bantuan NU Peduli. (Foto: NOJ/Makhfud)
Proses penyaluran bantuan NU Peduli. (Foto: NOJ/Makhfud)

Pasuruan, NU Online Jatim

Tingkat intensitas hujan di Kabupaten Pasuruan diketahui telah meningkat. Hal tersebut mengakibatkan beberapa daerah di kawasan hilir sungai Rejoso, diantaranya Kecamatan Winongan, Kecamatan Grati dan Kecamatan Rejoso dilanda banjir, Senin (14/12/2020). 

 

Dari data yang diperoleh Tim Satgas Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Kabupaten Pasuruan, banjir terjadi di delapan titik dan telah didirikan delapan dapur umum. Bantuan tersebut berasal dari swadaya masyarakat, pemerintah, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Barisan Ansor Tanggap Bencana (Bagana) Rejoso, dan Majelis Wakil Cabang (MWC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim (LPBI NU) Rejoso. Dapur umum tersebut berada di Desa Sadengrejo, Desa Kawisrejo, Desa Toyaning, dan Desa Sadengrejo.

 

Ketua Satgas NU Peduli banjir Kabupaten Pasuruan, KH Saiful Anam Chalim, berharap bantuan ini dapat meringankan para warga yang terdampak banjir.

 

"Bantuan ini akan kami distribusikan ke delapan titik di kecamatan Rejoso. Ini titik yang ketiga, semoga dapat meringankan para warga yang terdampak Banjir kali ini," ujar Gus Saiful, sapaan akrabnya.

 

Senada dengan apa yang di sampaikan Gus Saiful, ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil. Zakat, Infaq, Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Muhammad Nawawi Abd Syakur, menjelaskan bahwa bantuan dari NU Peduli ini sangat ditunggu oleh masyarakat saat ini.

 

"Kami sebelumnya sudah melalukan peninjauan, sehingga jumlah bantuannya diharapkan sesuai dengan kebutuhan di masing-masing dapur umum. Semoga dapat mencukupi dan membantu masyarakat yang terdampak banjir," terang Gus Awi, sapaan akrabnya.

 

 

Editor: Risma Savhira

Iklan promosi NU Online Jatim