Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Tugas Santri dan Pemuda Saat Ini Gelorakan Jihad Kesehatan

Tugas Santri dan Pemuda Saat Ini Gelorakan Jihad Kesehatan
H Ahmad Hilmy, anggota Komisi C DPRD Jatim. (Foto: NOJ/Istimewa)
H Ahmad Hilmy, anggota Komisi C DPRD Jatim. (Foto: NOJ/Istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim

Hari ini bangsa Indonesia memperingati Sumpah Pemuda. Sebelumnya, peringatan Hari Santri 2020 juga disambut dengan suka cita kendati di masa pandemi. Kemeriahan demikian terasa di sejumlah kawasan, khususnya di Jawa Timur.

 

Terhadap momentum yang berdekatan tersebut, ada nilai yang harus terus digelorakan oleh santri yang nota bene adalah pemuda masa depan harapan bangsa. Yakni menggelorakan semangat resolusi jihad dalam bidang kesehatan. 

 

“Semangat yang relevan saat ini adalah para santri yang juga pastinya adalah kalangan pemuda dan pemudi untuk menjadi pelopor kesehatan. Santri pastinya bisa menjalankan semangat resolusi jihad di tengah pandemi Covid-19,” kata H Ahmad Hilmy, Rabu (28/10/2020).

 

Dalam pandangan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari daerah pemilihan Jatim III yang meliputi Kabupaten dan Kota Pasuruan serta Probolinggo tersebut, peringatan hari santri didasarkan pada resolusi jihad yang dikeluarkan KH M Hasyim Asy’ari untuk mempertahankan kemerdekaan RI.

 

Dijelaskannya bahwa resolusi itu melatarbelakangi pertempuran 10 November di Surabaya yang kini diperingati sebagai hari pahlawan.

 

“Dan di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir, tantangan santri berbeda. Saat ini, yang bisa dilakukan santri dan pemuda adalah jihad kesehatan,” tegasnya.

 

Dikemukakan alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya tersebut, resolusi jihad santri dan pemuda sekarang adalah jihad kesehatan. Bagaimana para anak muda yang di dalamnya juga santri menjadi pelopor kesehatan dengan pola hidup sehat.

 

Anggota Komisi C DPRD Jatim ini mengemukakan momentum Sumpah Pemuda yang tidak terpaut lama dengan hari santri hendaknya dapat dipadukan. Antara lain yang dapat dilakukan adalah memakai masker saat beraktivitas, membiasakan mencuci tangan dengan air mengalir, serta menjaga jarak saat berada di keramaian.

 

“Spirit sumpah pemuda dan santri dalam menjaga jihad kesehatan inilah yang harus digelorakan,” pungkasnya.

Iklan promosi NU Online Jatim